Sirkuit BMX Muncar: “Kawah Candradimuka” Melahirkan Rider-Rider Kelas Dunia

Seorang rider melakukan manuver di lintasan Sirkuit BMX Kawah Candradimuka, Muncar, Banyuwangi, yang menjadi lokasi Kejuaraan BMX Supercross 2025. Sumber foto (Dok suarapecari)

BANYUWANGI. Ada satu tempat di Banyuwangi yang setiap tahunnya membuat para penggemar olahraga ekstrem menoleh: Sirkuit BMX Kawah Candradimuka di Muncar. Bukan hanya karena panjang lintasannya yang mencapai 465 meter salah satu yang terpanjang di dunia tetapi karena sirkuit ini punya reputasi sebagai “pabrik talenta” bagi para pesepeda BMX Indonesia.

Sejak berdiri pada 2015, sirkuit ini bukan sekadar arena balap. Ia telah menjelma menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak muda yang ingin mengukir prestasi lewat olahraga yang penuh adrenalin. Di bawah terik matahari Muncar, berbagai nama besar BMX Indonesia meniti jejak kariernya di lintasan ini.

Beberapa di antaranya bahkan kini dikenal hingga level internasional. Sebut saja Toni Syarifuddin, rider Indonesia yang sering tampil di ajang-ajang luar negeri; Amellia Nur Sifa yang mencuri perhatian lewat performanya yang konsisten; serta Elga Kharisma Novanda, salah satu atlet BMX wanita paling menonjol. Mereka semua punya garis kisah yang berawal dari sirkuit Muncar.

Tak mengherankan jika kawasan ini dijuluki sebagai “kawah candradimuka” para atlet BMX. Setiap tikungan, high jump, dan obstacle di trek ini seolah menjadi saksi proses panjang pembentukan keberanian, teknik, dan konsistensi para rider muda.

Apalagi setelah revitalisasi besar yang dilakukan Kementerian PUPR pada 2024 dengan menggandeng arsitek lintasan dunia Tom Ritzenthaler. Sentuhan desain modern itu membuat standar sirkuit makin meningkat bahkan kini sudah berlevel Olimpiade.

Dua start gate dengan ketinggian 5 dan 8 meter, tujuh jalur dengan karakter berbeda, hingga 4 high jump jadi paket lengkap yang membuat arena ini makin menantang.

Tidak hanya soal struktur fisik, keberadaan sirkuit ini juga menghadirkan atmosfer komunitas yang hangat. Anak-anak muda Muncar dan sekitarnya kerap menjadikan tempat ini sebagai ruang bermain, ruang belajar, sekaligus ruang mencetak mimpi.

Sirkuit BMX Kawah Candradimuka, yang selama ini dikenal sebagai trek dengan karakter menantang, kembali dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan internasional BMX Supercross 2025. Gelaran berlangsung pada 15–16 November 2025. Minggu (16/11/2025).

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, M. Alfin Kurniawan, menyebut bahwa konsistensi event BMX di Banyuwangi adalah bukti keseriusan daerah dalam membangun ekosistem olahraga ekstrem.

“Gelaran BMX Supercross di Banyuwangi sudah memasuki tahun keenam. Dari sinilah banyak rider muda tumbuh hingga bersaing di level nasional dan internasional,” tuturnya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, juga menilai bahwa keberadaan sirkuit ini bukan hanya investasi untuk prestasi, tapi juga untuk masa depan generasi muda.

“Tempat ini menjadi ruang bagi bibit-bibit unggul BMX untuk berkembang. Selain itu, event internasional yang hadir akan menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat citra Banyuwangi sebagai destinasi sport tourism,” katanya.

Pada akhirnya, Sirkuit BMX Muncar bukan sekadar tempat bertanding. Ia adalah rumah bagi mimpi para rider, wadah bagi anak muda yang ingin menantang batas diri, dan saksi lahirnya para juara.Tahun demi tahun, sirkuit ini membuktikan satu hal: talenta besar sering lahir dari tempat-tempat yang tidak terduga dan Muncar adalah salah satunya.

Tinggalkan Balasan