Modus Wisata dan Kerja Trend Haji Ilegal Dipungkiri Imigrasi Soekarno-Hatta

Modus Wisata dan Kerja Trend Haji Ilegal Dipungkiri Imigrasi Soekarno-Hatta

Suara Pecari | Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta membeberkan dua modus utama yang digunakan jemaah haji nonprosedural sepanjang musim haji 2026. Dua modus ini sering digunakan oleh oknum ‘travel’ untuk mengelabui petugas.

Pertama, para calon jamaah berpura-pura hendak berwisata ke negara Asia Tenggara seperti Kuala Lumpur atau Singapura. Setelah transit di sana, mereka baru melanjutkan penerbangan menuju Arab Saudi.

Kedua, modus kerja (Visa Amil Work) kerap digunakan sebagai alasan para pelaku. Namun, pada praktiknya visa tersebut disalahgunakan untuk melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

Imigrasi juga menerapkan sistem SOI (Subject of Interest) untuk oknum atau calon jamaah yang pernah tercatat melakukan percobaan keberangkatan haji ilegal sebelumnya. Sistem ini dapat memicu alarm saat paspor mereka dipindai di konter Imigrasi.

Pada musim haji tahun ini, Imigrasi Soekarno-Hatta mencegah keberangkatan 89 jiwa yang terdiri dari 40 laki-laki dan 49 perempuan. Jumlah itu turun dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 721 jiwa.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan