Penemuan Sebuah Granat Di Kencong Yang Diduga Masih Aktif, TNI Dan Polri Menyerahkan Ke Tim Penjinak BOM.

Jember, suarapecari.com – Penemuan granat diduga peninggalan jaman penjajah Belanda di temukan Warga Kencong, Jember yang sedang menggali tanah untuk menanam pagar (pondasi), di ketahui bahwa yang ditemukan itu adalah granat dan warga takut di buat mainan anak – anak lalu Kasun setempat menyerahkan ke Koramil Kencong.08/10/2022.
Menurut Muji Kepala Dusun Ponjen Desa Kencong menjelaskan, pada waktu itu Pak Sukar sedang memperbaiki pagar tanah pekarangannya dan pada saat menggali tanah menemukan barang aneh lalu dibersihkan, rupanya barang tersebut adalah granat yang masih aktif, jelasnya. 
“Mengetahui itu Granat dan takut buat mainan anak anak lalu kami serahkan ke Koramil Kencong dan Polsek Kencong untuk selanjutnya, diserahkan ke TEKNISI BOM/ GEGANA Polda Jatim” ujar Muji.
Sementara itu KBO Polres Jember IPTU Eko Yulianto ditemui awak media mengatakan, “Dengan adanya masyarakat yang kooperatif dan quick respon kita respek terhadap masyarakat yang peduli dengan penemuan.dalam hal ini diduga memang granat yang masih aktif, terangnya.
setelah itu dari masyarakat melaporkan ke koramil kencong karena masyarakat itu tahu barang tersebut berbahaya dan diserahkan ke TNI dan polisi, selanjutnya kita melakukan koordinasi antara TNI dan Polri,” Ucap Iptu Eko.
Dalam hal ini untuk melaksanakan upaya-upaya penanganan Disposal untuk meledakkan. Perlu diketahui bahwa disposal ini adalah untuk meledakkan benda yang diduga Granat, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dengan granat ini, terkait masalah granat ini sudah kadaluarsa atau tidak, karena kemungkinan sudah lama, mungkin peninggalan jaman Belanda atau Jepang kita kan belum lakukan suatu penelitian lebih jauh.
Untuk sementara kita temukan satu buah kalau memang ada nanti kita akan melakukan upaya-upaya untuk meledakkan ataupun mereduksi supaya tidak membahayakan.
Rencananya karena kita punya ahlinya dan sesuai SOP juga mekanisme kita serahkan ke tim penjinak bom untuk dihancurkan.
lokasi penemuannya masuk di wilayah desa Kencong kecamatan Kencong yang mana pada saat itu warga sedang membuat pagar ya jadi enggak terasa kok ada benda keras karena memang diduga kuat itu adalah granat, pungkas Iptu Eko. (Dpn)