PMR SMPN 1 Jember Gelar Diklat Kepalangmerahan, Tanamkan Jiwa Kemanusiaan Sejak Dini

PMR SMPN 1 Jember Gelar Diklat Kepalangmerahan, Tanamkan Jiwa Kemanusiaan Sejak Dini

JEMBER – Palang Merah Remaja (PMR) Madya SMP Negeri 1 Jember kembali menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Orientasi Kepalangmerahan selama dua hari satu malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan rutin untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sekaligus memperkuat kekompakan dan tanggung jawab sosial para anggota muda.

Diklat kali ini menghadirkan tiga materi inti, yakni Sejarah Gerakan Kepalangmerahan, Sanitasi Kesehatan, dan Kesehatan Remaja. Para peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik dasar tentang prinsip-prinsip kemanusiaan dan peran PMR di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Ketua PMR SMPN 1 Jember, Naira Ramadani Ade Putri, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk karakter anggota yang tanggap, peduli, dan siap menjadi pelopor aksi kemanusiaan.

“Orientasi kali ini menekankan pentingnya memahami sejarah gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, menjaga sanitasi lingkungan, serta menerapkan perilaku hidup sehat di kalangan remaja. Kami ingin anggota PMR bisa mengamalkan Tri Bakti PMR secara nyata,” ujar Naira.

Selain penyampaian materi di dalam ruangan, para peserta juga mengikuti kegiatan outbond seperti Menara Air dan Estafet Karet Gelang Balon yang dirancang untuk mengasah kerja sama, komunikasi, dan semangat kolektif.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd., yang hadir membuka kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas semangat dan inisiatif para pelajar. Menurutnya, pembinaan PMR di sekolah adalah investasi penting bagi masa depan kemanusiaan.

“PMR adalah ujung tombak PMI di tingkat sekolah. Melalui pelatihan seperti ini, kita menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan peduli sesama. Jiwa gotong royong yang dibangun melalui kegiatan seperti outbond akan sangat bermanfaat saat mereka terjun dalam aksi kemanusiaan,” tuturnya.

Diklat yang berlangsung selama dua hari satu malam ini diharapkan mampu memperkuat karakter kemanusiaan di kalangan pelajar dan menjadikan anggota PMR Madya SMPN 1 Jember sebagai agen perubahan positif di sekolah dan masyarakat.