Tidak Ada Anggaran, Perbaikan Pasar Desa Tapanrejo Jadi Sorotan
Banyuwangi, suarapecari.com – Lambanya penanganan perbaikan pasar desa Tapanrejo pasca pemindahan titik lokasi Koperasi Desa Merah Putih menjadi tanda tanya masyarakat.
Beberapa tokoh masyarakat desa Tapanrejo yang tergabung dalam FTPD (Forum Tokoh Peduli Desa mulai geram mengingat sudah berupaya dalam berdialog dan mendesak pemdes untuk segera melakukan perbaikan pasar seperti semula.
Hal tersebut dipicu oleh permasalahan tidak adanya anggaran dari pemdes untuk perbaikan pasar membuat permasalahan semakin melebar,masyarakat mulai mempertanyakan pemasukan dari retribusi pasar hingga sewa ruko pasar.
Menanggapi hal tersebut Kepala Desa Tapanrejo melalui Kaur Perencanaan Audi Yuandrianto S.T saat di temui oleh beberapa tokoh masyarakat menyampaikan bahwa kondisi anggaran untuk perbaikan pasar ini tidak ada.
” kalau anggaran untuk perbaikan pasar ini masuk anggaran di tahun 2026, kalau untuk percepatan ini pak kades menunjuk saya untuk mengerjakan perbaikan pasar tapi anggaranya kan belum ada ya harus mencari dana talangan dulu hal itulah yang menyebabkan lambanya perbaikan pasar ini,” paparnya.
Sementara ditempat yang berbeda Boimin selaku mantri pasar desa Tapanrejo saat di temui oleh awak media menyampaikan bahwa penarikan restibusi pasar ini rutin tiap pagi.
” Restibusi pasar ini tiap pagi dapatnya ya sekitar kurang lebih antara Rp.40.000. dan wajib di setorkan ke pemdes tiap tahunnya itu sebesar Rp.6.000.000. kalau untuk sewa ruko yang besarnya Rp.3.000.000 per tahun itu langsung ke pemdes,” terangnya kepada awak media pada Senin (9/2/2026)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












