Penangkapan Buron di Leganes dan Kemajuan Akademi Sepak Bola Lokal
Suara Pecari – 03 April 2026 | Polisi Provinsi Iloilo (IPPO) melalui Tim Tracker Polres Leganes berhasil menangkap tersangka yang menjadi orang paling diburu kedua secara regional pada sore hari 1 April 2026 di Barangay Guinobatan, Leganes.
Tersangka, yang dikenal dengan alias Bon-Bon, berusia dewasa dan berdomisili di wilayah yang sama, ditangkap setelah surat perintah penangkapan dikeluarkan dalam kasus pidana nomor 26-97066 terkait pemerkosaan anak di bawah umur.
Kolonel Bayani Razalan, Direktur Provinsi IPPO, menegaskan bahwa penangkapan ini menunjukkan tekad berkelanjutan aparat dalam menegakkan hukum serta melindungi korban kejahatan.
Warrant penangkapan tersebut dikeluarkan oleh hakim Pengadilan Tinggi Wilayah Keenam, Cabang 27, Kota Iloilo pada 31 Maret 2026, mengacu pada Pasal 266-A ayat (1) dan Pasal 266-B KUHP yang telah diubah oleh RA 8353 serta RA 11648.
Tidak ada jaminan yang direkomendasikan, sehingga Bon-Bon kini berada dalam tahanan Polisi MPS Leganes untuk proses hukum selanjutnya.
IPPO menegaskan komitmen untuk memperkuat operasi pengejaran dan memastikan setiap tersangka yang diincar dihadirkan di depan pengadilan.
Sementara itu, di bidang olahraga, klub sepak bola Leganes menonjolkan akademi mudanya yang telah melahirkan beberapa pemain berkualitas untuk klub-klub top Spanyol.
Di antara alumni terkenal terdapat kiper Fran Gonzalez dan bek Victor Valdepenas yang kini berkarier di tingkat profesional setelah meniti karier dari akademi Leganes.
Talenta terbaru yang menembus kancah internasional adalah Thiago Pitarch, pemain berusia 18 tahun yang sempat berlatih di akademi Leganes sebelum direkrut Real Madrid pada 2023.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memuji kemampuan teknis dan mobilitas Pitarch, menilai bahwa pengembangan yang dilakukan di Leganes memberikan fondasi penting bagi performa muda itu.
Sumber internal mengungkap bahwa mantan pencari bakat Leganes kini menjabat sebagai Direktur Rekrutmen Real Madrid, memperkuat jaringan antara Leganes dan klub raksasa Eropa.
Keberhasilan akademi Leganes dalam menyiapkan pemain bagi level tertinggi memperkuat reputasinya sebagai pusat pembinaan talenta sepak bola di wilayah Visayas.
Klub Leganes dijadwalkan menghadapi Real Zaragoza dalam kompetisi Segunda División, sebuah laga yang diharapkan menjadi ajang ujian strategi serta kesempatan menampilkan generasi muda.
Masyarakat Leganes menyambut baik kedua perkembangan tersebut; penangkapan Bon-Bon dianggap sebagai langkah serius melawan kriminalitas, sementara kebanggaan atas pemain muda menambah semangat lokal.
Polisi kembali mengajak warga untuk melaporkan tindak kejahatan dan mendukung upaya penegakan hukum, menekankan pentingnya kerja sama antara aparat dan publik.
Di sisi lain, manajemen klub menegaskan target musim ini untuk mempertahankan posisi liga dan terus mengintegrasikan pemain akademi ke skuad utama.
Kombinasi antara penegakan hukum yang tegas dan program olahraga yang produktif mencerminkan tekad Leganes untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus mendukung perkembangan generasi muda.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.




