Infinix Note 60 Pro 5G: Ponsel Menengah Pertama dengan Panggilan Satelit Dua Arah

Infinix Note 60 Pro 5G: Ponsel Menengah Pertama dengan Panggilan Satelit Dua Arah

Suara Pecari – 03 April 2026 | Infinix meluncurkan Note 60 Pro 5G, menjadi ponsel kelas menengah pertama yang menawarkan layanan panggilan serta SMS satelit dua arah. Langkah ini menandai terobosan baru dalam segmentasi pasar smartphone menengah.

Perangkat tersebut ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7200, menjamin kecepatan akses internet 5G dan efisiensi energi. Di samping itu, modul satelit terintegrasi memungkinkan komunikasi di area tanpa jaringan seluler.

Desain Note 60 Pro 5G menampilkan layar AMOLED 6,7 inci dengan resolusi Full HD+. Layar tersebut mendukung refresh rate 90 Hz, memberikan tampilan halus untuk gaming dan multimedia.

Kapasitas baterai mencapai 5.000 mAh, dipadukan dengan pengisian cepat 45 W. Daya tahan baterai dapat bertahan seharian penuh bahkan dengan penggunaan satelit aktif.

Kamera utama beresolusi 108 MP, dilengkapi sensor ultra-wide 13 MP dan makro 5 MP. Hasil foto menunjukkan detail tajam serta reproduksi warna yang akurat dalam berbagai kondisi cahaya.

Sistem operasi yang dipasang adalah Android 13 dengan antarmuka XOS 13. Antarmuka tersebut menambahkan opsi pengaturan khusus untuk layanan satelit, memudahkan pengguna mengaktifkan fitur.

Fitur satelit dua arah memungkinkan panggilan suara hingga tiga menit per sesi dan pengiriman SMS teks singkat. Layanan ini bekerja melalui jaringan satelit low‑orbit yang telah bekerjasama dengan penyedia layanan.

Infinix menegaskan bahwa biaya langganan satelit bersifat paket harian atau bulanan yang dapat dipilih pengguna. Harga paket dirancang kompetitif untuk menyesuaikan dengan daya beli segmen menengah.

Produk ini masuk ke pasar Indonesia pada kuartal pertama 2026, menargetkan konsumen yang membutuhkan konektivitas di daerah terpencil. Penjual resmi mengumumkan ketersediaan di jaringan ritel utama serta toko online.

Langkah Infinix ini muncul bersamaan dengan strategi Samsung dan Xiaomi yang menurunkan harga perangkat entry‑level. Samsung menurunkan Galaxy A06, sementara Xiaomi mengandalkan Redmi A7 Pro untuk memperkuat posisinya di segmen murah.

Dengan menambahkan layanan satelit, Infinix berupaya mengatasi keterbatasan jaringan seluler yang masih menjadi masalah di banyak wilayah Indonesia. Pendekatan ini memberi nilai tambah yang tidak dimiliki kompetitor.

Analis pasar menilai inovasi satelit pada kelas menengah dapat merubah pola persaingan. Menurut pakar industri, konsumen akan menilai manfaat praktis lebih dari sekadar spesifikasi tinggi.

Namun, keberhasilan produk tetap tergantung pada kualitas jaringan satelit dan ketersediaan layanan di lapangan. Infinix telah menandatangani kerja sama dengan penyedia satelit global untuk memastikan cakupan.

Harga jual Note 60 Pro 5G ditetapkan pada kisaran Rp3,9 jutaan, menempatkannya di antara smartphone mid‑range tradisional. Harga tersebut mencakup perangkat keras serta akses ke layanan satelit selama satu tahun pertama.

Pengguna yang mengaktifkan layanan satelit di luar paket awal dapat membeli kredit tambahan melalui aplikasi XOS. Proses top‑up berlangsung cepat dan dapat dilakukan tanpa harus meninggalkan aplikasi.

Reaksi awal konsumen di media sosial menunjukkan antusiasme terhadap kemampuan berkomunikasi di daerah tanpa jaringan. Beberapa pengguna melaporkan bahwa fitur satelit dapat menyelamatkan situasi darurat di lokasi terpencil.

Sebagai tanggapan, Infinix berjanji akan memperluas jaringan satelit dan menambah fitur keamanan seperti SOS darurat. Fitur tersebut akan terintegrasi dalam pembaruan sistem mendatang.

Penjual ritel mencatat peningkatan minat pre‑order sejak pengumuman resmi. Stok awal diperkirakan cukup untuk memenuhi permintaan awal, namun produksi tambahan telah direncanakan.

Di sisi lain, Samsung dan Xiaomi tetap mengandalkan strategi harga rendah serta peningkatan kamera. Kedua merek belum mengumumkan rencana integrasi satelit pada perangkat kelas menengah.

Persaingan di segmen menengah kini tidak hanya berfokus pada spesifikasi teknis, melainkan juga pada layanan tambahan yang meningkatkan kegunaan sehari‑hari. Infinix memperkenalkan model baru yang menonjolkan keunikan layanan satelit.

Pengamat teknologi menilai langkah ini sebagai upaya diferensiasi yang berani, mengingat biaya pengembangan dan regulasi satelit. Keberhasilan Infinix dapat mendorong produsen lain untuk mengeksplorasi teknologi serupa.

Secara keseluruhan, peluncuran Infinix Note 60 Pro 5G menandai era baru bagi smartphone kelas menengah di Indonesia, dengan menambahkan kemampuan komunikasi satelit dua arah yang sebelumnya eksklusif bagi perangkat premium.

Tinggalkan Balasan