Atletico Madrid Gagal di Final Copa del Rey, Real Sociedad Menang Lewat Adu Penalti

Dian Pranata
Atletico Madrid Gagal di Final Copa del Rey, Real Sociedad Menang Lewat Adu Penalti

Suara Pecari – 20 April 2026 | Atletico Madrid kehilangan kesempatan meraih trofi pertama musim ini setelah kalah dari Real Sociedad dalam final Copa del Rey yang berakhir dengan adu penalti.

Pertandingan yang diselenggarakan di Estadio de La Cartuja, Sevilla, berakhir imbang 2-2 pada waktu reguler dan perpanjangan.

Kedua tim mencetak gol secara berurutan, namun tidak ada yang mampu memecahkan kebuntuan sehingga harus dilanjutkan ke tendangan penalti.

Dalam serangkaian tembakan, Real Sociedad mengungguli Atletico dengan skor 4-3, berkat dua penyelamatan krusial dari kiper mereka, Unai Marrero.

Penjaga gawang Sociedad, Marrero, menyatakan ia telah mempelajari pola tendangan para penyerang Atletico sebelum pertandingan.

Ia menambahkan bahwa nasihat pelatih kiper Alex Remiro membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan konsistensi dalam menahan tembakan.

Bagi Atletico, kegagalan eksekusi datang dari dua striker utama, Julian Alvarez dan Alexander Sorloth, yang keduanya tidak berhasil mengeksekusi penalti.

Alvarez, yang sebelumnya sempat gagal mengeksekusi penalti melawan Mallorca pada September, kembali menjadi sorotan setelah tembakannya melenceng di final ini.

Sorloth, pemain asal Norwegia, juga tidak dapat menambah poin bagi timnya, menambah tekanan pada lini serang Atletico.

Pelatih Diego Simeone, yang dikenal dengan sebutan “Cholo”, menyampaikan bahwa timnya telah bermain dengan baik meski harus menerima hasil yang mengecewakan.

“Kami sudah memberikan segalanya di lapangan, tetapi Sociedad lebih unggul dalam adu penalti,” ujar Simeone kepada wartawan setelah pertandingan.

Simeone menegaskan bahwa kegagalan ini tidak akan memengaruhi mentalitas pemain, terutama kapten Koke, yang tetap optimis untuk kompetisi lain.

Koke menilai Alvarez tetap merupakan striker yang berbahaya dan menegaskan kepercayaan pada rekan-rekannya untuk bangkit kembali.

Atletico masih memiliki peluang untuk melaju ke final Liga Champions, asalkan berhasil mengalahkan Arsenal pada semifinal pekan depan.

Simeone menambahkan bahwa dukungan suporter sangat penting, namun tidak memberikan janji kosong mengenai hasil pertandingan mendatang.

Real Sociedad, di sisi lain, merayakan kemenangan pertama mereka di Copa del Rey sejak tahun 2020, menambah koleksi trofi klub.

Kemenangan ini memperkuat posisi mereka di kompetisi domestik dan menambah kepercayaan diri menjelang sisa musim La Liga.

Unai Marrero menjadi pahlawan bagi Sociedad dengan menyelamatkan dua tendangan penalti secara berurutan.

Setelah pertandingan, Marrero mengakui bahwa persiapan mental dan analisis video menjadi faktor utama dalam keberhasilannya.

Sementara itu, Alex Remiro menyatakan kebanggaannya terhadap performa kiper muda tersebut dan berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya.

Kegagalan Atletico dalam adu penalti menimbulkan pertanyaan tentang ketepatan eksekusi penalti tim dalam laga penting.

Statistik menunjukkan bahwa Atletico memiliki persentase keberhasilan penalti yang menurun dibandingkan musim lalu.

Pelatih asistennya dikabarkan akan melakukan evaluasi khusus pada skenario penalti menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya.

Di luar lapangan, suporter Atletico Madrid mengungkapkan kekecewaan mereka namun tetap memberikan dukungan kepada tim.

“Kita tetap bersama, meski hasilnya menyakitkan, kami percaya pada perjuangan klub,” ujar salah satu suporter yang hadir di stadion.

Real Sociedad juga menerima pujian dari penggemar mereka atas penampilan solid dalam seluruh pertandingan, terutama pada fase adu penalti.

Kedua tim kini memusatkan perhatian pada agenda kompetisi berikutnya, dengan Atletico menargetkan gelar Liga Champions dan Sociedad memperkuat posisi di klasemen La Liga.

Kesimpulannya, final Copa del Rey memberikan pelajaran berharga bagi Atletico Madrid, sementara Real Sociedad menambah trofi penting dalam sejarah klub.

Tinggalkan Balasan