URL Berhasil Disalin
URL Berhasil Disalin
Kasus perpeloncoan SMK 1 Pelayaran Kalipuro berakhir damai di unit Renakta Polresta Banyuwangi
BANYUWANGI, Suarapecari.com – Permasalahan perpeloncoan yang terjadi di SMK 1 pelayaran Kalipuro pada tanggal 25 januari lalu berakhir damai, di unit Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Polresta Banyuwangi (4/2/2022). Dalam hal ini, pihak unit Renakta memanggil dua belah pihak antara keluarga korban T dengan pihak sekolah untuk saling meminta maaf dan membubuhkan tanda tangan di surat pernyataan kesepakatan damai.
Seusai pemanggilan perdamaian di unit Renakta, Kepala Sekolah (Kasek) SMK 1 pelayaran Kalipuro Panuri, S.Pd.,MM mengatakan dengan kejadian ini pihak sekolah berjanji akan menghapus semua kegiatan perpeloncoan antara senior dan junior. Pemasalahan seperti ini tidak boleh terjadi lagi di lembaga pendidikan. Oleh karena itu, saya sebagai Kasek akan membuat aturan agar masalah seperti ini tidak terulang kembali. Maka dari itu, sistem ketarunaan akan kami rubah semuanya agar tidak terjadi lagi potensi penyalahgunaan wewenang yang bisa mengakibat terjadinya perpeloncoan, katanya.
Panuri melanjutkan pihak kami juga akan memposisikan petugas untuk mengawasi lebih ketat aktifitas siswa siswinya di sekolah, ini yang akan kami lakukan. Saat di tanya bagaimana jika ada perundungan terhadap siswa, pihak sekolah menjamin tidak akan ada perundungan di semua anak didik kita. Seandainya ada dan terjadi langsung laporkan ke pihak petugas atau guru, agar anak yang melakukan perundungan itu akan kami beri sanksi yang keras, tegasnya.
Kuwandaning Ratna Ardi wali murid dari korban T saat di wawancarai mengatakan dengan pihak keluarga memberikan semangat dan motivasi kepada T, dia sudah mau untuk bersekolah lagi. Tetapi, untuk kodisi kesehatannya masih dalam pengawasan dokter. Karena masih ada bekas luka memar dalam tetapi tidak separah yang awal. Untuk psikis anaknya sudah tidak trauma lagi, sudah kembali normal. Dengan kejadian ini pihak keluarga sudah legowo dan mengambil hikmahnya, berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali, harapnya (Ganda)










