URL Berhasil Disalin
URL Berhasil Disalin
Kepolisian Jember Minta Pertanggungjawaban Ketua Padepokan Terkait Ritual Maut Pantai Payangan
JEMBER, Suarapecari.com – Kepolisian Resort Jember terus mendalami terkait kasus ritual maut yang terjadi di Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Minggu (13/02/22) dini hari.
Peristiwa yang sangat memilukan tersebut memakan korban 23 orang, 11 diantaranya yang terenggut nyawa dan 22 korban dinyatakan selamat. Mereka adalah orang-orang yang tergabung di Padepokan Tunggal Jati Nusantara.
Puluhan korban selamat saat ini sedang dirawat di RS setempat karena mengalami luka-luka dan sebagian lagi dipulangkan ke rumah masing-masing. Sementara sejak semalam tadi 11 korban meninggal dunia jenazahnya sudah dijemput keluarga untuk dikebumikan.
Kapolsek Ambulu AKP Ma’ruf mengatakan, mulai Minggu kemarin hingga hari ini, Senin (14/02/22), polisi telah memeriksa belasan saksi dari korban yang selamat untuk mendalami motif dibalik kegiatan ritual tersebut.
Termasuk agenda memanggil Ketua Padepokan Tunggal Jati Nusantara, Nurhasan, untuk dimintai keterangan.
“Ketua kelompok (Nurhasan) sendiri menjadi fokus utama pemeriksaan. Namun sekarang masih dirawat di RSD Subandi. Nanti setelah itu akan diminta pertanggungjawaban,†kata Ma’ruf melalui sambungan telepon.
Pihaknya menghimbau kepada warga yang sering bepergian ke laut untuk sementara dihindari dengan memperhatikan himbauan BMKG, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Padahal sudah diingatkan BMKG ombak berkisar antara 2 sampai 4 meter, †pungkasnya. (Dpn)










