URL Berhasil Disalin
URL Berhasil Disalin
Tahun 2022, Dinas PU Pengairan Banyuwangi akan wujudkan pembangunan di 5 program
BANYUWANGI, Suarapecari.com – Dinas Pengairan Banyuwangi di tahun 2022 mengeluarkan program prioritas seperti program pelayanan irigasi, penyedian air bersih (air baku), pengendalian daya usaha air, konservasi dan pemberdayaan masyarakat.Dalam hal ini, 5 sektor ini yang menjadi fokus utama yang akan di kerjakan di tahun 2022.jelas Sekertaris Dinas (Sekdin) PU Pengairan Banyuwangi Riza Al Fahroby saat di wawancarai di ruang kerjanya (14/2/2022).
Lanjut, Sekdin yang akrab di panggil Riza ini menjelaskan untuk program pelayanan irigasi kami akan fokus mengerjakan pembangunan jaringan irigasinya guna untuk mensuplai pengairan di wilayah lahan pertanian.
Sedangkan untuk pengendalian daya usaha air, Dinas akan mengerjakan penambahan cekungan sungai dengan cara normalisasi untuk pengambilan sedimen dan akan melaksanakan pembuatan tangkis tangkis di aliran sungai, jelasnya.
Sekdin menambahkan selain itu Dinas juga melaksanakan program konservasi berbasis edukasi di wilayah sungai dengan cara melakukan penanaman pohon sekitar daerah aliran sungai (DAS). Dalam hal ini, Dinas juga akan melakukan konservasi rehabilitasi tanaman pohon di daerah hulu yang kurang pohon tegakannya. Selain itu, pemberdayaan masyarakat melalui hippa dan hippam berguna untuk melaksanakan pembagian air secara adil agar manfaatnya bisa di nikmati bersama.
“Dalam hal ini, masyarakat juga harus ikut berpartisipasi langsung dalam menjaga kestabilan dan memperbaiki situasi dan kondisi yang ada di wilayahnya”, tegas Riza.
Selain itu, untuk menunjang ketersediaan air bersih atau air baku kita juga akan melaksanakan pekerjaan membuat sumur bor di wilayah daerah yang kurang sumber mata airnya dan juga memfasilitasi pembuatan jaringan pipanisasi hingga air bisa di distribusikan ke masyarakat langsung. Program air bersih merata ini hanya di peruntukan untuk wilayah yang tidak ada sumber airnya seperti di Kecamatan wongsorejo, tegaldlimo dan pesanggaran, kata Riza menjelaskan kepada media suarapecari.com
Di tiga Kecamatan ini, kami usulkan di lakukan pengeboran untuk mendapatkan air bersihnya. Tetapi sebelum di laksanakan pengeboran kami akan cari terlebih dahulu mata airnya, seandainya tidak ada mata air terpaksa kita laksanakan pengeboran. Dan untuk wilayah yang punya sumber akan kita maksimalkan sumber mata airnya. Saat di tanya berapa sumber mata air di Banyuwangi Sekdin Riza menjawab ada Sebanyak 348 mata air, jawabnya. (Ganda)










