Sekretaris Dinas PU Buton Selelatan Diduga Sewa Eksekutor untuk Aniaya Wartawan
Baubau – Terungkap bahwa Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Buton Selatan (Busel) berinisial AH (44) diduga menjadi dalang di balik penikaman seorang wartawan media lokal di Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial IR (42). Motif dari peristiwa tragis ini adalah dendam akibat pemberitaan yang sering kali dianggap merugikan oleh korban. Penikaman itu terjadi di lingkungan Perumnas Jalan Anggrek, Kelurahan Waruruma, Kecamatan Kokalukuna, Baubau pada Sabtu (22/7) sekitar pukul 09.30 Wita.
Kapolres Baubau, AKBP Bungin Masokan Misalayuk, mengungkapkan bahwa AH, yang merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), menyewa dua orang eksekutor berinisial MW (40) dan MH (25) untuk menganiaya korban. Kedua eksekutor tersebut diduga dibayar dengan uang sejumlah Rp 2.000.000 sebagai imbalan atas tugas tersebut.
“(Dijanjikan) memang kita temukan bukti transfer yakni sejumlah Rp 2 juta,” ungkap Kapolres Baubau dalam keterangan resminya, Kamis, 27 Juli 2023.
Kapolres juga memastikan bahwa peristiwa ini sudah direncanakan sejak jauh hari. AH telah melakukan komunikasi dengan kedua eksekutor sejak Kamis, 6 Juli.
“Kira-kira ada beberapa minggu, karena tanggal 6 ada komunikasi antara AH dengan eksekutor, kemudian berproses,” papar Kapolres.
Sebelum melaksanakan perintah penganiayaan, kedua pelaku eksekutor lebih dulu mengintai aktivitas korban di rumahnya. Mereka melakukan pengecekan situasi dan kondisi rumah korban serta mempelajari kebiasaan korban sebelum akhirnya melaksanakan tindakan tersebut pada tanggal 22 Juli.
“Prosesnya itu para pelaku datang untuk mengecek situasi dan kondisi rumah korban, mengecek bagaimana kebiasaan korban. Jadi betul-betul diberikan gambaran, baru sesudah itu melakukan eksekusi di tanggal 22 Juli,” jelas Kapolres Baubau.
Kasus ini mengejutkan masyarakat karena melibatkan seorang pejabat pemerintahan yang menggunakan kedudukannya untuk menyewa orang lain dalam melakukan tindakan kekerasan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya. Kapolres Baubau berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan bahwa semua pelaku yang terlibat, termasuk dalang utamanya.












