Pelatihan Fiber Optik oleh INET Media di Banyuwangi Mendapat Sambutan Positif dari Guru SMK
Banyuwangi, Pelatihan fiber optik yang diselenggarakan oleh PT. Ikhlas Cipta Teknologi Jakarta, melalui cabang INET Media Banyuwangi, telah memperoleh sambutan hangat dari para guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mengajar dalam bidang Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Teknik Jaringan dan Telekomunikasi (TJKT). Acara pelatihan ini bertempat di SMK Muhammadiyah 6 Rogojampi pada Sabtu (12/8/2023), dihadiri oleh 67 guru dari 25 sekolah SMK di seluruh Kabupaten Banyuwangi.
Pelatihan ini memiliki tujuan utama untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka pada bidang studi TKJ dan TJKT dengan fokus pada pengetahuan dan keterampilan dalam teknologi fiber optik. Di bawah bimbingan cabang INET Media Banyuwangi, peserta pelatihan akan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang dasar-dasar fiber optik dan penerapannya dalam berbagai konteks.
Direktur Utama PT.Ikhlas Cipta Teknologi, Alex Prayoga, S.Kom., mengungkapkan, “Pelatihan ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kompetensi para guru SMK dalam bidang fiber optik. Kami percaya bahwa dengan peningkatan kompetensi ini, para guru akan dapat memberikan pembelajaran yang lebih efektif kepada siswa-siswa mereka.”
Kegiatan yang direncanakan akan berlangsung selama tiga hari ini, akan mengupas tuntas tentang teknologi fiber optik mulai dari konsep dasar hingga implementasi praktis. Para peserta pelatihan telah menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti program ini, menyadari betapa relevannya penguasaan teknologi fiber optik dalam konteks perkembangan teknologi modern.
Salah seorang peserta pelatihan, Rika Pujiastuti dari SMKN Kalibaru, menyampaikan pandangannya mengenai kepentingan pelatihan ini: “Pelatihan ini bukan hanya bermanfaat bagi pengembangan kurikulum TKJ, tetapi juga memberi bekal kepada siswa untuk berpotensi dalam wirausaha masa depan, seperti layanan ISP internet.”
INET Media, yang dikenal sebagai pelaku utama dalam bidang teknologi dan informasi, telah aktif menyediakan pelatihan serupa di berbagai sekolah sejak tahun 2017. Langkah-langkah seperti ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk mendorong akses internet yang lebih baik dan teknologi yang lebih canggih di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Banyuwangi.
Diharapkan bahwa hasil dari pelatihan ini akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi kompetensi para guru TKJ dan TJKT di Kabupaten Banyuwangi, serta mendukung pengembangan teknologi fiber optik di wilayah tersebut.
Pelatihan ini memiliki tujuan utama untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka pada bidang studi TKJ dan TJKT dengan fokus pada pengetahuan dan keterampilan dalam teknologi fiber optik. Di bawah bimbingan cabang INET Media Banyuwangi, peserta pelatihan akan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang dasar-dasar fiber optik dan penerapannya dalam berbagai konteks.
Direktur Utama PT.Ikhlas Cipta Teknologi, Alex Prayoga, S.Kom., mengungkapkan, “Pelatihan ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kompetensi para guru SMK dalam bidang fiber optik. Kami percaya bahwa dengan peningkatan kompetensi ini, para guru akan dapat memberikan pembelajaran yang lebih efektif kepada siswa-siswa mereka.”
Kegiatan yang direncanakan akan berlangsung selama tiga hari ini, akan mengupas tuntas tentang teknologi fiber optik mulai dari konsep dasar hingga implementasi praktis. Para peserta pelatihan telah menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti program ini, menyadari betapa relevannya penguasaan teknologi fiber optik dalam konteks perkembangan teknologi modern.
Salah seorang peserta pelatihan, Rika Pujiastuti dari SMKN Kalibaru, menyampaikan pandangannya mengenai kepentingan pelatihan ini: “Pelatihan ini bukan hanya bermanfaat bagi pengembangan kurikulum TKJ, tetapi juga memberi bekal kepada siswa untuk berpotensi dalam wirausaha masa depan, seperti layanan ISP internet.”
INET Media, yang dikenal sebagai pelaku utama dalam bidang teknologi dan informasi, telah aktif menyediakan pelatihan serupa di berbagai sekolah sejak tahun 2017. Langkah-langkah seperti ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk mendorong akses internet yang lebih baik dan teknologi yang lebih canggih di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Banyuwangi.
Diharapkan bahwa hasil dari pelatihan ini akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi kompetensi para guru TKJ dan TJKT di Kabupaten Banyuwangi, serta mendukung pengembangan teknologi fiber optik di wilayah tersebut












