Usai Eskalator Gangguan, Stasiun Duri Kembali Kondusif-Kereta Tetap Normal

Usai Eskalator Gangguan, Stasiun Duri Kembali Kondusif-Kereta Tetap Normal

Suara Pecari, Jakarta – Stasiun Duri di Jakarta Barat kembali kondusif usai terjadi gangguan pada eskalator arah peron 5 yang menyebabkan 12 orang mengalami luka-luka pada Sabtu pagi, 31 Oktober 2026. Meskipun insiden ini terjadi, operasional kereta di stasiun tersebut tetap berjalan normal tanpa gangguan.

Gangguan Eskalator dan Dampaknya

<pSekitar pukul 07.45 WIB, eskalator yang melayani akses dari jalur 5 menuju ke atas secara tiba-tiba berbalik arah dari naik menjadi turun. Kejadian ini menyebabkan para penumpang yang sedang berada di atas eskalator terjatuh, sehingga 12 pengguna mengalami luka ringan. Korban terdiri dari 10 orang dewasa dan 2 anak-anak, termasuk satu ibu hamil.

Baca juga:

Semua korban telah mendapatkan penanganan awal di Pos Kesehatan Stasiun Duri. Dari jumlah tersebut, lima orang melanjutkan perjalanan, lima dirujuk ke RS Duta Indah, dan dua lainnya masih menjalani observasi.

Penanganan dan Kondisi Terkini

Petugas segera memperbaiki eskalator yang bermasalah, dan pada pukul 13.45 WIB eskalator tersebut sudah selesai diperbaiki. Namun, eskalator tersebut tetap ditutup menggunakan terpal putih dan diberi garis pembatas agar tidak digunakan sementara waktu. Eskalator di sebelahnya beroperasi normal dan masih digunakan oleh penumpang.

Aktivitas penumpang di Stasiun Duri berjalan kondusif meskipun beberapa penumpang yang hendak menggunakan eskalator tersebut harus beralih ke akses lain. Kereta rel listrik (KRL) dan kereta bandara tetap beroperasi seperti biasa dengan aktivitas naik-turun penumpang yang lancar.

Baca juga:

Konteks dan Pentingnya Keselamatan Penumpang

Insiden ini menyoroti pentingnya pemeliharaan dan pengawasan rutin fasilitas transportasi umum, khususnya eskalator yang menjadi akses utama bagi penumpang. Kejadian ini menjadi perhatian khusus agar kejadian serupa tidak terulang dan keselamatan penumpang tetap terjamin.

Sampai saat ini, belum ada informasi resmi mengenai kapan eskalator tersebut akan kembali beroperasi normal.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *