Rute Transjabodetabek Blok M-Bandung Dipertimbangkan, Begini Kata Pramono

Suara Pecari, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang mempertimbangkan pengembangan rute baru layanan Transjabodetabek yang menghubungkan Blok M dengan Bandung. Langkah ini bertujuan memperluas jaringan transportasi publik demi meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung perkembangan kawasan Blok M sebagai pusat kegiatan ekonomi kreatif.

Potensi Rute Baru Transjabodetabek

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menilai Blok M sebagai kawasan yang berhasil mengintegrasikan transportasi publik dengan berbagai aktivitas usaha lokal, kuliner, dan hiburan. Popularitas Blok M yang semakin meningkat, khususnya di kalangan generasi muda, menjadikannya sebagai pusat berkumpul dan beraktivitas yang strategis.

Baca juga:

Pramono menyebutkan bahwa saat ini Blok M sudah terhubung dengan beberapa wilayah seperti Bogor dan Bekasi melalui layanan Transjabodetabek. Pengembangan rute menuju Bandung menjadi peluang baru untuk memperkuat jaringan transportasi lintas wilayah tersebut.

Kondisi dan Manfaat Konektivitas

Kawasan Blok M mendapatkan akses mudah melalui jaringan MRT Jakarta dan Transjakarta. Konektivitas ini mendukung pertumbuhan usaha kuliner, pertunjukan musik, dan aktivitas bisnis lokal lainnya. Pramono menekankan bahwa transportasi publik dan aktivitas kreatif dapat saling menguatkan dan mempercepat perkembangan ekonomi kawasan.

Peningkatan Jumlah Pengguna Transportasi Publik

Data hingga September 2026 menunjukkan peningkatan pengguna transportasi publik di DKI Jakarta sebesar 10,8 persen. Salah satu indikator keberhasilan adalah rute Transjabodetabek Blok M-Bogor yang sebelumnya ditargetkan melayani sekitar 2.000 penumpang, kini rata-rata melayani hampir 10.000 pengguna setiap hari.

Kenaikan jumlah penumpang ini menjadi pertimbangan penting dalam rencana perluasan rute ke wilayah lain, termasuk Bandung.

Baca juga:

Tantangan dan Harapan

Meski peluang pengembangan rute baru menjanjikan, Pramono belum memberikan kepastian terkait waktu peluncuran atau skema operasional rute Blok M-Bandung. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus fokus memperkuat kualitas layanan dan konektivitas antarkawasan agar masyarakat terdorong beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Pramono berharap kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik terus meningkat sehingga penggunaan transportasi umum semakin meluas untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *