Survei IPO: Bahlil Menteri Terpopuler, Amran Kinerja Terbaik, Raja Juli Terburuk
Suara Pecari – Survei terbaru dari Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, sebagai menteri paling populer di Kabinet Merah Putih. Survei ini juga menempatkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai menteri dengan kinerja terbaik, sedangkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dinilai memiliki kinerja terburuk oleh publik.
Hasil Survei Popularitas dan Kinerja Menteri
Pengukuran popularitas menteri dilakukan dalam dua kategori: popularitas spontan (top of mind) dan pengenalan setelah nama disebutkan. Dalam popularitas spontan, 37,5% responden mengenal Bahlil secara langsung, diikuti oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebesar 34,1%, dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dengan 21,7%. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memperoleh 16,5%, sementara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencapai 15,3%.
Ketika nama mereka disebutkan, Bahlil masih menempati posisi teratas. Disusul oleh AHY dan Abdul Muhaimin Iskandar. Tingkat pengenalan Zulkifli Hasan mencapai 48%, diikuti Andi Amran Sulaiman 37%, Tito Karnavian 26%, Erick Thohir 22%, dan Menko PMK Sugiono 19%. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid memperoleh pengenalan sebesar 14,6%. Selain itu, Menko Polkam Dudung Abdurachman, yang baru bergabung dalam kabinet, sudah dikenal oleh 1,5% masyarakat.
Penilaian Kinerja Menteri
Berdasarkan survei, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendapat penilaian sebagai menteri dengan kinerja terbaik dengan skor 33. Posisi kedua ditempati oleh Agus Harimurti Yudhoyono dengan 25,2, dan Zulkifli Hasan berada di posisi berikutnya. Sebaliknya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dianggap memiliki kinerja terburuk oleh publik.
Konteks Survei dan Relevansi
Survei ini merupakan refleksi publik atas dua tahun perjalanan Kabinet Merah Putih. Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, menyatakan bahwa pengukuran ini dilakukan tanpa membedakan bidang atau kementerian yang dipimpin, sehingga fokus pada persepsi publik terhadap menteri secara umum. Hal ini penting sebagai evaluasi publik terhadap kinerja pemerintah dan representasi kabinet di mata masyarakat.
Dampak dan Pentingnya Survei
Hasil survei semacam ini dapat memberikan gambaran bagi pemerintah dan publik mengenai figur-figur yang mendapat dukungan dan kepercayaan masyarakat, serta area yang perlu perbaikan. Popularitas dan kinerja menteri menjadi perhatian utama dalam menjaga efektivitas pemerintahan dan pelayanan publik.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










