Prabowo Subianto Temui Emmanuel Macron di Istana Élysée, Bahas Kerja Sama Pertahanan dan Ekonomi Kreatif

Muchamad Arifin
Prabowo Subianto Temui Emmanuel Macron di Istana Élysée, Bahas Kerja Sama Pertahanan dan Ekonomi Kreatif

Suara Pecari – 15 April 2026 | Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Paris pada Senin malam dan keesokan harinya menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée.

Pertemuan empat mata itu menjadi lanjutan diplomasi strategis Indonesia setelah kunjungan ke Moskow, di mana Prabowo bertemu Presiden Vladimir Putin.

Dalam sesi utama, kedua pemimpin menyoroti pentingnya penguatan kerja sama pertahanan, termasuk pembelian alutsista dan pengembangan industri pertahanan bersama.

Selain pertahanan, agenda energi menjadi fokus utama; kedua negara sepakat mempercepat transisi energi serta mendukung proyek energi baru terbarukan.

Infrastruktur dan transportasi juga masuk dalam pembicaraan, dengan harapan kolaborasi dalam proyek pelabuhan, jalan raya, dan jaringan kereta api dapat memperkuat konektivitas regional.

Prabowo menekankan peran pendidikan dalam memperdalam kemitraan, menyebut perlunya pertukaran akademik dan pelatihan teknis untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.

Ekonomi kreatif menjadi topik tambahan, di mana Indonesia menawarkan peluang kerja sama dalam industri film, musik, desain, serta teknologi digital.

“Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kerja sama bilateral,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan bahwa Indonesia juga akan menyampaikan posisi negara terkait dinamika global, termasuk situasi di Timur Tengah dan keamanan kawasan Indo‑Pasifik.

Prabowo, yang mengunggah rangkaian foto pertemuan di akun Instagram resmi, menulis bahwa agenda ke Prancis merupakan kelanjutan natural setelah dialog dengan Rusia.

Ia menyatakan, “Kami melanjutkan agenda ke Prancis untuk memperluas kerja sama di bidang pertahanan, energi, dan ekonomi kreatif,” sambil menekankan pentingnya hubungan yang saling menguntungkan.

Macron menyambut Prabowo dengan upacara kehormatan dan mengundang tamu ke ruang Salon des Portraits untuk diskusi lebih mendalam.

Selama makan siang bersama, kedua pemimpin bertukar pandangan tentang tantangan global, termasuk isu keamanan siber, perubahan iklim, dan stabilitas ekonomi dunia.

Dalam penutup pertemuan, Macron menegaskan komitmen Prancis untuk menjadi mitra strategis Indonesia di Eropa, khususnya dalam transfer teknologi dan investasi.

Prabowo mengapresiasi sambutan tersebut dan menekankan bahwa Indonesia akan terus memperkuat jaringan diplomasi di Eropa demi kepentingan nasional.

Kunjungan ke Prancis ini menandai kunjungan kedua Prabowo ke negara tersebut pada tahun 2026, setelah pertemuan dengan Presiden Macron pada Januari yang diakhiri dengan jamuan makan malam.

Secara keseluruhan, pertemuan ini mencerminkan upaya Indonesia memperluas kerja sama multilateral dan mengukuhkan posisinya sebagai pemain penting dalam arena internasional.

Tinggalkan Balasan