Srikandi Asal Semarang Ini Persembahkan Medali Emas Pertama Panahan Sepanjang Sejarah Asian Games

Srikandi Asal Semarang Ini Persembahkan Medali Emas Pertama Panahan Sepanjang Sejarah Asian Games

Suara Pecari – Nurisa Dian Ashrifah berhasil mempersembahkan medali emas pertama bagi Indonesia di cabang olahraga panahan sepanjang sejarah Asian Games. Prestasi tersebut diraih pada nomor compound individu putri setelah mengalahkan Amaya Amparo Cojuangco dari Filipina dengan skor 139-137 di babak final yang berlangsung di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Sq, Aichi, Kamis (11/02/2026) WIB.

Keberhasilan Bersejarah bagi Panahan Indonesia

Kemenangan Nurisa menjadi tonggak penting bagi tim panahan Indonesia yang sebelumnya belum pernah meraih medali emas di ajang Asian Games. Sebelumnya, prestasi terbaik Indonesia di cabang ini adalah medali perak yang diraih oleh beberapa atlet, seperti Tatang Budiman, Donald Pandiangan, dan Suradi Rukimin pada Asian Games 1982 (team recurve putra), Danahuri Dahliana, Rusena Gelanteh, Purnama Pandiangan pada Asian Games 1994 (team recurve putri), serta Diananda Choirunisa di Asian Games 2018 (individual recurve putri).

Perolehan Medali Indonesia di Asian Games 2026

Dengan tambahan medali emas dari Nurisa, Indonesia kini mengumpulkan total 5 medali emas, 7 perak, dan 20 perunggu, menempatkan posisi ke-13 dalam klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2026. Posisi ini berada tepat di bawah Hong Kong yang memiliki 5 emas, 12 perak, dan 18 perunggu, serta hanya berjarak dua peringkat dari Malaysia yang mengoleksi 6 emas, 5 perak, dan 12 perunggu.

Klasemen Sementara Asian Games 2026

  • 1. China: 151 emas, 67 perak, 59 perunggu
  • 2. Jepang: 50 emas, 77 perak, 73 perunggu
  • 3. Korea Selatan: 24 emas, 30 perak, 50 perunggu
  • 4. Uzbekistan: 16 emas, 19 perak, 19 perunggu
  • 5. Thailand: 12 emas, 10 perak, 12 perunggu
  • 13. Indonesia: 5 emas, 7 perak, 20 perunggu

Signifikansi Prestasi Nurisa Dian Ashrifah

Prestasi ini tidak hanya meningkatkan posisi Indonesia dalam klasemen medali, tetapi juga menjadi inspirasi bagi atlet panahan nasional. Keberhasilan Nurisa menegaskan potensi dan perkembangan panahan Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam nomor compound putri yang kini mulai menunjukkan kemajuan signifikan.

Dengan pencapaian ini, diharapkan dukungan terhadap cabang olahraga panahan semakin meningkat, baik dari sisi pembinaan atlet maupun fasilitas pelatihan, untuk memperkuat peluang Indonesia meraih prestasi lebih tinggi di ajang olahraga internasional mendatang.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *