Rasi Creativity Hadirkan Kapal Pinisi Interaktif, Dorong Kolaborasi Kreatif Nasional
Suara Pecari | Jakarta — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, bersama pelaku industri kreatif tengah merancang instalasi kapal pinisi interaktif yang diberi nama Rasi Creativity. Program ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga wadah kolaborasi antara seniman, kreator, dan masyarakat umum. Rasi Creativity dijadwalkan berlangsung pada 14 Agustus hingga 5 September 2026 di Pacific Place Mall, Jakarta, sebagai bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Latar Belakang: Mengapa Kapal Pinisi?
Kapal pinisi, sebagai warisan budaya bahari Indonesia yang telah diakui UNESCO, dipilih sebagai ikon utama instalasi ini. Menurut Arief Susanto, CEO Dus Duk Duk, kapal pinisi melambangkan perjalanan dan eksplorasi, sejalan dengan semangat kreativitas yang terus berkembang. “Kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin mereka ikut terlibat di dalamnya sehingga ruang kreatif ini bisa menjadi tempat bertemunya seniman, kreator, dan publik,” ujar Arief saat pemaparan konsep di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Konsep dan Fitur Instalasi
Rasi Creativity akan menampilkan replika kapal pinisi skala 1:1 yang dirancang secara imersif dan interaktif. Pengunjung tidak hanya dapat melihat, tetapi juga berpartisipasi dalam berbagai aktivitas kreatif. Berikut adalah fitur utama instalasi ini:
- Workshop Kreatif: Pengunjung dapat mengikuti workshop membatik, membuat kerajinan tangan, dan melukis bersama seniman profesional.
- Live Painting: Seniman akan melukis secara langsung di atas kanvas besar yang terintegrasi dengan struktur kapal.
- Aktivasi Edukatif: Terdapat sesi edukasi tentang sejarah kapal pinisi dan proses kreatif di balik instalasi.
- Pertunjukan Budaya: Setiap akhir pekan akan ada pertunjukan musik tradisional dan tari kontemporer.
Jadwal dan Tahapan Program
Program Rasi Creativity dirancang berlangsung sepanjang tahun 2026 dengan beberapa tahapan. Berikut kronologi rencana kegiatan:
| Periode | Aktivitas | Lokasi |
|---|---|---|
| Januari – Maret 2026 | Tahap perencanaan dan desain instalasi | Jakarta |
| April – Juli 2026 | Konstruksi kapal pinisi dan persiapan konten | Studio kreatif |
| 14 Agustus – 5 September 2026 | Pameran utama Rasi Creativity | Pacific Place Mall, Jakarta |
| September – Desember 2026 | Tur keliling ke kota-kota besar Indonesia | Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dll. |
Dampak dan Implikasi bagi Ekosistem Kreatif
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyambut baik inisiatif ini. “Kami sangat mendukung kolaborasi seperti ini karena membuka peluang keterlibatan lebih banyak pegiat ekonomi kreatif. Tidak hanya menghadirkan karya yang menarik, tetapi juga menciptakan ruang kolaborasi yang berdampak bagi kreator dan masyarakat,” ujarnya. Program ini diharapkan memberikan dampak positif, antara lain:
- Peningkatan Partisipasi Masyarakat: Dengan pendekatan interaktif, masyarakat dari berbagai kalangan dapat terlibat langsung dalam proses kreatif.
- Penguatan Ekonomi Kreatif: Melibatkan seniman lokal dan pelaku UMKM kreatif dalam rantai produksi dan pameran.
- Edukasi Budaya: Memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, khususnya kapal pinisi, kepada generasi muda melalui cara yang menyenangkan.
- Promosi Pariwisata: Menjadi daya tarik wisata baru di Jakarta dan kota-kota tujuan tur.
Perspektif Pelaku Industri
Arief Susanto menekankan bahwa Rasi Creativity bukan sekadar pameran, melainkan gerakan kolaboratif. “Kami mengundang semua pihak—seniman, kreator, akademisi, dan masyarakat—untuk bersama-sama menciptakan sesuatu yang bermakna. Ini adalah ruang di mana ide-ide bertemu dan lahir karya baru,” jelasnya. Erika Richardo, yang turut merancang program, menambahkan bahwa aspek edukatif menjadi prioritas. “Kami ingin pengunjung pulang dengan pengetahuan baru dan inspirasi untuk berkarya.”
Penutup: Menuju Indonesia Kreatif 2026
Rasi Creativity hadir sebagai angin segar di tengah upaya pemerintah mendorong ekonomi kreatif sebagai tulang punggung bangsa. Dengan menggabungkan warisan budaya dan inovasi interaktif, program ini tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga membangun masa depan kreatif Indonesia. Kapal pinisi yang menjadi simbol perjalanan kini berlayar membawa misi baru: menyatukan kreator dan publik dalam satu ruang kolaborasi yang tak terlupakan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










