LDII Laksanakan Kurban Ramah Lingkungan dan Pemerataan
Suara Pecari | Jakarta: Kurban adalah simbol ketakwaan dan solidaritas sosial. Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, menegaskan bahwa distribusi tanpa kupon cadangan dan pendekatan ramah lingkungan menjadi strategi pemerataan manfaat kurban bagi masyarakat.
Panitia kurban LDII di berbagai daerah menerapkan sistem distribusi terencana dengan melibatkan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput. Pendekatan berbasis komunitas dilakukan agar pembagian daging kurban menjangkau masyarakat luas secara merata dan tepat sasaran.
LDII juga menekankan pelaksanaan kurban yang memperhatikan aspek kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar. Penggunaan plastik sekali pakai mulai dikurangi dan diganti dengan bahan ramah lingkungan guna mengurangi dampak limbah.
Total kurban warga LDII secara nasional mencapai sekitar delapan belas ribu sapi dan tujuh belas ribu kambing. Nilai ekonomi kurban tersebut diperkirakan mendekati satu triliun rupiah sehingga memberikan dampak besar bagi perputaran ekonomi masyarakat.
Warga sekitar, Dian Permata, mengaku antusias mengikuti pembagian daging kurban karena sistem distribusi dinilai lebih merata. Ia menilai pendekatan tanpa kupon cadangan membantu masyarakat yang sebelumnya tidak terdata tetap memperoleh bagian kurban.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












