Delima Network Hadirkan Akses Internet Terjangkau Bagi Masyarakat LPP RRI

Delima Network Hadirkan Akses Internet Terjangkau Bagi Masyarakat LPP RRI

Suara Pecari, Singaraja – Delima Network menghadirkan solusi akses internet yang lebih terjangkau dan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah perdesaan LPP RRI. Layanan ini dirintis sejak 2019 oleh I Gede Surespayuki Widiarsa Gelgel sebagai respons atas keterbatasan jaringan internet yang hanya menjangkau kawasan jalan raya, sementara permukiman perdesaan masih menjadi wilayah black spot.

Inovasi Layanan Internet Berbasis Kebutuhan Masyarakat

Surespayuki memulai ide ini karena pengalaman pribadinya yang membutuhkan koneksi internet untuk beberapa perangkat dengan biaya paket data yang cukup tinggi, mencapai lebih dari Rp400 ribu per bulan. Dengan tujuan mengurangi beban biaya tersebut, Delima Network menawarkan layanan internet dengan sistem tanpa batas kuota, menggunakan batas bandwidth sebagai pengganti pembatasan kuota data.

Baca juga:

Layanan ini mulai tersedia secara resmi pada 2021 dan dibangun dengan prinsip gotong royong. Masyarakat yang ingin berlangganan dikumpulkan terlebih dahulu minimal lima pelanggan dalam satu wilayah untuk mendukung pembangunan jaringan bersama.

Model Layanan dan Jangkauan

Delima Network menggunakan sistem pembayaran prabayar dengan biaya pemasangan yang memiliki skema promo dan reguler. Pelanggan dapat menggunakan internet sepuasnya dengan kecepatan yang disesuaikan berdasarkan paket bandwidth yang dipilih. Saat ini, jaringan telah menjangkau Desa Bukti dan Bulian di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali, setelah survei jangkauan dilakukan untuk memastikan kualitas layanan.

Upaya Menjaga Kualitas dan Harga Terjangkau

Di tengah persaingan yang semakin ketat dengan banyaknya provider yang masuk ke wilayah perdesaan, Delima Network tetap berupaya mempertahankan layanan dengan menyesuaikan harga sesuai kebutuhan masyarakat setempat. Fleksibilitas paket dan komunikasi yang baik dengan pelanggan menjadi kunci keberlangsungan layanan internet ini di desa.

Baca juga:

Layanan yang berfokus pada kebutuhan masyarakat desa ini menjadi alternatif penting untuk mengatasi ketimpangan akses internet antara wilayah perkotaan dan perdesaan, khususnya bagi komunitas LPP RRI di wilayah tersebut.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *