Peringati Hari PMR, Pelajar SMKN 1 Jember Gelar Aksi Sosial untuk Warga Sekitar
JEMBER – Semangat kepedulian mewarnai peringatan Hari PMR yang jatuh setiap 1 Maret. Sabtu (28/2/2026), anggota PMR Wira SMK Negeri 1 Jember menggelar rangkaian aksi sosial berupa gerakan bersih masjid, berbagi takjil dan vitamin, hingga buka puasa bersama di lingkungan sekitar sekolah.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program tahunan PMR Wira SMKN 1 Jember sekaligus momentum menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah dengan gerakan tebar kebaikan dari pelajar untuk masyarakat.
Ketua PMR Wira SMKN 1 Jember, Aleena, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian pelajar terhadap lingkungan sekitar.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa berbagi dan bergerak bersama. Mulai dari bersih-bersih masjid, berbagi takjil, sampai buka bersama. Ini bukan hanya soal kegiatan, tapi tentang kepedulian dan kebersamaan,” ujarnya.
Aksi sosial dimulai sejak sore hari dengan membersihkan masjid di sekitar sekolah. Setelah itu, para anggota PMR membagikan takjil kepada warga yang melintas maupun masyarakat sekitar.
Sebanyak 150 cup es dan 30 kotak makanan disiapkan untuk dibagikan dalam kegiatan tersebut. Seluruh persiapan dilakukan secara gotong royong oleh anggota PMR.
Pembina PMR SMKN 1 Jember, Felia Novianti, berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk terus menumbuhkan semangat berbagi.
“Semoga energi baik hari ini bisa menular dan menjadi pengingat bahwa berbagi tidak harus menunggu mampu, cukup dimulai dari rasa peduli,” tuturnya.
Sementara itu, Fasilitator PMR SMKN 1 Jember, Haidar Al Rafif, menegaskan bahwa PMR merupakan garda terdepan gerakan kemanusiaan Palang Merah Indonesia di lingkungan pelajar.
“Nilai-nilai kemanusiaan seperti saling membantu dan berbagi perlu ditanamkan sejak dini. Dari sekolah, kita belajar peduli terhadap sesama,” katanya.
Melalui kegiatan ini, PMR Wira SMKN 1 Jember berharap aksi sosial tidak berhenti pada momentum peringatan hari jadi, melainkan menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun karakter peduli dan empati di kalangan pelajar.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












