Hyundai Tegaskan Palisade Aman di Indonesia, Perkuat Layanan Purna Jual dengan OTA dan Program Courtesy Car
Suara Pecari – 17 April 2026 | Hyundai Motors Indonesia menegaskan bahwa hingga kini tidak ada laporan masalah kursi lipat otomatis pada Palisade yang beredar di tanah air, meski produsen global tengah melakukan penarikan massal di beberapa negara.
Penarikan tersebut dipicu oleh kecelakaan fatal pada 7 Maret 2026 di Ohio, Amerika Serikat, dimana seorang anak tewas karena terjepit mekanisme kursi otomatis.
Investigasi mengidentifikasi kegagalan sistem anti‑pinch sebagai penyebab utama, sebuah fitur yang seharusnya menghentikan gerakan kursi bila terhalang objek.
Kejadian serupa pertama kali dilaporkan pada Agustus 2025 di California, namun pada Oktober 2025 pemeriksaan internal menilai mekanisme masih berfungsi normal sehingga kasus ditutup.
Recall global kini mencakup sekitar 74.965 unit di Amerika Utara dan 57.474 unit di Korea Selatan, khususnya varian Limited dan Calligraphy yang dilengkapi kursi listrik.
Varian dengan kursi manual tidak termasuk dalam penarikan, dan semua Palisade yang dijual di Indonesia termasuk dalam kelompok tersebut.
Hyundai Indonesia melakukan pembaruan perangkat lunak melalui sistem over‑the‑air (OTA) untuk memastikan fungsi anti‑pinch beroperasi sesuai standar tanpa harus membawa mobil ke bengkel.
Chief Operating Officer Fransiscus Soerjopranoto menegaskan bahwa Palisade di Indonesia berada pada status “zero accident” dan perusahaan tetap mematuhi standar keamanan global yang ditetapkan Hyundai Motor Company.
Ia menambahkan bahwa garansi resmi tetap berlaku penuh, sehingga konsumen tidak perlu khawatir tentang jaminan purna jual kendaraan mereka.
Selain pembaruan OTA, Hyundai juga meluncurkan program Premium Courtesy Car yang memungkinkan pelanggan tetap beraktivitas sementara mobil mereka berada di bengkel.
President Director Kenny Lee menjelaskan bahwa layanan ini bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan bagian integral dari komitmen perusahaan untuk menjaga mobilitas dan kenyamanan konsumen.
Program tersebut saat ini tersedia di dealer utama Jakarta dan akan diperluas ke kota‑kota lain, sekaligus memberi kesempatan pelanggan merasakan teknologi terbaru Hyundai termasuk kendaraan listrik.
Para pengamat industri menilai bahwa layanan purna jual yang kuat menjadi faktor penentu dalam persaingan otomotif Indonesia, dan langkah Hyundai ini dapat memperkuat loyalitas merek.
Secara keseluruhan, Hyundai memastikan bahwa Palisade di Indonesia tetap aman, telah menerima pembaruan OTA, dan didukung oleh jaringan layanan purna jual yang lebih responsif.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.







