Film “Legend of Aang: The Last Airbender” Bocor, Paramount Lakukan Investigasi
Suara Pecari – 18 April 2026 | Film animasi terbaru berjudul ‘Legend of Aang: The Last Airbender’ yang dijadwalkan rilis di Paramount+ pada 9 Oktober 2026 telah bocor secara online beberapa bulan sebelum penayangan resmi, memicu penyelidikan resmi oleh Paramount.
Kebocoran pertama muncul pada 12 April di platform X ketika seorang pengguna mengklaim menerima email lengkap dari Nickelodeon berisi film tersebut, lalu mengunggah tiga menit cuplikan serta ancaman akan menyiarkan seluruh film secara langsung.
Beberapa hari kemudian akun X lain yang diduga berbasis di Singapura memposting versi beresolusi tinggi seluruh film, yang segera dihapus namun salinan tetap menyebar melalui jaringan sosial dan forum daring.
Cuplikan yang dibagikan menampilkan watermark ‘PeggleCrew’, sebuah kelompok peretas yang sebelumnya diketahui mengacaukan subreddit game serta mengakses akun resmi Ringo Starr, menandakan pola serangan siber yang terorganisir.
Paramount menyatakan bahwa penyelidikan internal mengeliminasi kemungkinan kebocoran berasal dari kerentanan sistem mereka, namun belum mengungkapkan sumber pasti kebocoran.
Animator Julia Schoel menulis di X bahwa timnya telah bekerja selama bertahun‑tahun dengan harapan menayangkannya di bioskop, dan kini merasa kerja keras mereka terbuang sia-sia karena film dibagikan seperti permen; akun lain dengan nama papajoolia juga menegaskan kekecewaan serupa atas kebocoran yang meremehkan upaya seniman.
Direktur animasi Tessa Bright menambahkan bahwa meskipun penonton berhak memiliki pendapat, tindakan mengunduh dan menyebarkan film secara ilegal menyakiti hati para seniman yang mencurahkan hidup mereka pada proyek tersebut.
Sebagian penggemar menilai kebocoran sebagai bentuk karma setelah Paramount menunda penayangan teater dan memindahkan film ke layanan streaming, sementara yang lain mengkritik perilaku fanatis yang mempercepat distribusi ilegal dan mengabaikan nilai karya.
Potongan video yang diunggah menerima hukuman hak cipta dan dihapus oleh platform, namun jejaknya tetap bertahan di situs seperti 4Chan, forum underground, dan grup‑grup berbagi file yang sulit dilacak.
Jadwal resmi tetap menargetkan 9 Oktober 2026 untuk penayangan eksklusif di Paramount+, setelah mengalami dua penundaan sejak pengumuman awal pada Desember 2025.
Film ini melanjutkan kisah ‘Avatar: The Last Airbender’ dengan menampilkan Aang, Katara, Sokka, Toph, dan Zuko yang kini dewasa, berusaha menemukan kekuatan kuno yang dapat menyelamatkan budaya mereka.
Sementara kebocoran menimbulkan kegelisahan, ada cerita Avatar lain yang sudah dapat ditonton secara legal, yaitu serial ‘Adult Aang’, yang melanjutkan petualangan karakter utama di platform streaming resmi.
Laporan lain menyebut bahwa kebocoran tidak berasal dari email internal Paramount, namun kualitas video yang beredar tetap buruk, menambah keraguan tentang asal usulnya.
Paramount terus mengumpulkan bukti digital dan bekerja sama dengan pihak keamanan siber untuk mengidentifikasi pelaku, namun hingga kini belum ada pernyataan resmi lebih lanjut.
Situasi kebocoran tetap berkembang, menuntut perhatian industri film terhadap keamanan konten digital sekaligus mengingatkan penonton akan pentingnya menghormati hak cipta.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.







