Pertamina Luncurkan Cashback MyPertamina Sepanjang April 2026, Dukung Pengguna dan Kendaraan Listrik

Pertamina Luncurkan Cashback MyPertamina Sepanjang April 2026, Dukung Pengguna dan Kendaraan Listrik

Suara Pecari – 03 April 2026 | PT Pertamina (Persero) mengumumkan peluncuran program cashback melalui aplikasi MyPertamina yang berlaku sepanjang bulan April 2026. Program ini menargetkan konsumen bahan bakar di seluruh jaringan SPBU resmi.

Cashback diberikan dalam bentuk voucher senilai hingga Rp800.000 untuk setiap transaksi yang dibayar lewat MyPertamina, dengan batasan satu voucher per transaksi dan masa berlaku selama tiga bulan.

Direktur Pemasaran Pertamina, Budi Santoso, menyatakan, “Inisiatif ini bertujuan menambah nilai bagi pelanggan setia serta mempercepat adopsi layanan digital kami.” Ia menegaskan program akan berlanjut hingga akhir April dengan kuota harian yang ditetapkan.

Voucher yang diperoleh dapat dipakai untuk pembelian bahan bakar selanjutnya, produk toko di SPBU, atau layanan tambahan seperti cuci mobil. Hal ini diharapkan meningkatkan frekuensi kunjungan konsumen ke outlet Pertamina.

Kenaikan harga BBM pada kuartal terakhir mendorong konsumen mencari alternatif penghematan biaya. Cashback ini menjadi respons perusahaan terhadap tekanan inflasi energi yang dirasakan masyarakat luas.

Pemerintah Indonesia juga telah mengeluarkan regulasi yang memberi insentif bagi kendaraan listrik, termasuk pengurangan pajak dan subsidi infrastruktur pengisian. Kebijakan tersebut sejalan dengan tujuan Pertamina mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Dalam rangka mendukung transisi energi, Pertamina menyoroti rekomendasi motor listrik berharga sekitar Rp5 juta yang cocok untuk penggunaan harian. Pilihan meliputi model dari produsen lokal serta merek internasional yang baru masuk pasar.

Motor listrik yang direkomendasikan dilengkapi baterai berkapasitas 3,5 kWh, mampu menempuh jarak hingga 120 kilometer per charge, dan memiliki waktu pengisian penuh sekitar tiga jam dengan charger standar. Harga tersebut dianggap kompetitif dibandingkan biaya operasional kendaraan konvensional.

Sejak peluncuran aplikasi MyPertamina pada awal tahun, jumlah pengguna aktif meningkat 32 persen, mencapai lebih dari 4,5 juta akun pada akhir Maret 2026. Peningkatan ini menunjukkan minat konsumen terhadap kemudahan transaksi digital.

Data internal Pertamina mengungkapkan transaksi digital meningkat 27 persen pada kuartal pertama 2026, menandakan adopsi layanan MyPertamina yang meluas ke wilayah perkotaan dan pedesaan. Pertumbuhan ini diharapkan mempercepat digitalisasi sektor energi.

Analisis pasar memperkirakan program cashback dapat meningkatkan loyalitas pelanggan hingga 15 persen dan menstimulasi penjualan bahan bakar di SPBU sebesar 8 persen selama periode promo. Faktor utama adalah kombinasi insentif finansial dan kemudahan akses melalui aplikasi.

Produsen motor listrik melaporkan lonjakan permintaan setelah publikasi rekomendasi harga Rp5 juta, dengan proyeksi penjualan naik 14 persen pada April 2026. Kenaikan ini didorong oleh konsumen yang ingin mengurangi biaya bahan bakar dan emisi.

Estimasi lembaga lingkungan menyatakan bahwa adopsi motor listrik dalam skala ini dapat mengurangi emisi CO₂ sebesar 1,2 juta ton per tahun, setara dengan penanaman 50.000 pohon dewasa. Pertamina menilai kontribusi ini sejalan dengan target netral karbon 2060.

Secara keseluruhan, program cashback MyPertamina dan fokus pada kendaraan listrik mencerminkan strategi perusahaan untuk menyeimbangkan kepentingan komersial dengan tanggung jawab lingkungan. Pertamina berkomitmen memperluas inisiatif serupa dan memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan