Israel dan Hizbullah Sepakat Hentikan Permusuhan, Tapi Operasi Militer Masih Berlanjut
Suara Pecari |
RRI.CO.ID, Washington – Gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah masih menjadi perdebatan, meskipun Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa kedua pihak telah sepakat untuk menghentikan permusuhan. Pengumuman tersebut disampaikan melalui media sosial pada Senin, 1 Juni 2026. Menurut Trump, Israel dan Hizbullah telah berkomitmen untuk tidak menyerang satu sama lain. Namun, laporan dari media resmi Lebanon menyebut serangan udara Israel masih berlanjut meskipun pengumuman gencatan senjata telah disampaikan. Situasi di lapangan masih tegang, dengan ribuan warga meninggalkan kawasan Dahiyeh di Beirut selatan menyusul ancaman serangan Israel. Operasi militer Israel di Lebanon masih berlanjut, yang telah menyebabkan lebih dari satu juta warga Lebanon mengungsi. Pemerintah Lebanon menyatakan bahwa rencana gencatan senjata mencakup penghentian serangan Israel ke wilayah selatan Beirut, sebagai imbalan, Hizbullah akan berkomitmen untuk tidak melancarkan serangan terhadap Israel. Namun, konflik yang meningkat sejak Maret lalu masih belum menemukan solusi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












