Rosie O’Donnell Kecam Robert F. Kennedy Jr. karena ‘Menodai’ Warisan Keluarga

Rosie O'Donnell Kecam Robert F. Kennedy Jr. karena 'Menodai' Warisan Keluarga

Suara Pecari, Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Variety, aktris dan aktivis Rosie O’Donnell melontarkan kritik pedas terhadap Menteri Kesehatan dan Layanan Masyarakat AS, Robert F. Kennedy Jr., yang dituduhnya telah ‘menodai’ warisan keluarganya dengan bergabung dalam kampanye Presiden Donald Trump. O’Donnell, yang dikenal sebagai kritikus vokal Trump, menyebut Kennedy sebagai ‘orang gila’ dan ‘sangat berbahaya’ karena dianggap mengkhianati nilai-nilai keluarga Kennedy yang selama ini identik dengan Partai Demokrat. Pernyataan ini muncul di tengah kontroversi seputar pandangan Kennedy tentang autisme, yang dinilai merendahkan komunitas autis.

O’Donnell, yang memiliki anak autis berusia 13 tahun, mengecam pernyataan Kennedy yang menyebut autisme sebagai ‘tragedi individu’ dan ‘epidemi yang menghancurkan keluarga’. Menurut O’Donnell, pernyataan tersebut membuat komunitas autis merasa ‘tidak berharga’. Ia menekankan bahwa menjadi orang tua dari anak autis adalah sebuah perjalanan yang penuh sukacita, bukan sekadar tragedi. ‘Saya ingin menunjukkan autisme dengan cara yang berbeda dari yang digambarkan, dan saya merasa kuat untuk membela anak saya yang paling rentan,’ ujarnya.

Di sisi lain, hubungan antara Trump dan Kennedy semakin memanas setelah Trump dikabarkan marah besar terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang mengkritik rencana penjualan jet F-35 ke Turki. Menurut laporan Axios, Trump merasa Netanyahu tidak berhak ikut campur dalam kebijakan luar negeri AS. Langkah Trump untuk menjual F-35 ke Turki merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan dengan Presiden Erdogan, yang selama ini menjadi sekutu dekatnya. Keputusan ini memicu ketegangan baru di kawasan Timur Tengah, terutama mengingat sejarah panjang ketegangan antara Turki dan Israel.

Sementara itu, dalam perkembangan teknologi pertahanan, Northrop Grumman semakin gencar memasarkan sistem peperangan elektronik ALQ-257 IVEWS ke pasar internasional. Sistem yang awalnya dikembangkan untuk F-16 ini kini juga diintegrasikan ke pesawat bisnis dan pesawat mobilitas seperti KC-46. Mike Minahan, VP Northrop Grumman, menekankan pentingnya kemampuan peperangan elektronik di ruang udara yang padat saat ini. ‘Setiap platform yang beroperasi di ruang udara yang padat harus memiliki kemampuan peperangan elektronik, jika tidak, ia akan dipaksa beroperasi di belakang dan itu berdampak pada misi,’ jelasnya.

Di dalam negeri, persiapan untuk pertunjukan udara Thunder Over Michigan 2026 semakin matang. Acara tahunan yang mengusung tema ‘Stars, Stripes, and 250 Years’ ini akan menampilkan tim Red Arrows dari Inggris dan demo F-16 Viper. Pengunjung dapat menikmati berbagai wahana, termasuk naik B-25 Bomber dan helikopter UH-1H Huey. Acara ini diharapkan menjadi ajang edukasi dan hiburan bagi keluarga, dengan zona petualangan yang menampilkan program pendidikan penerbangan.

Kesimpulannya, berbagai isu mulai dari kritik pedas O’Donnell terhadap Kennedy, ketegangan diplomatik antara AS-Israel-Turki, hingga inovasi teknologi pertahanan dan hiburan udara, menunjukkan dinamika kompleks yang terjadi di bulan Juli 2026. Setiap peristiwa saling terkait dalam jaringan politik, keamanan, dan budaya yang memengaruhi banyak pihak.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *