Menlu Sugiono Dukung Madagaskar Buka Perwakilan Resmi di Indonesia

Menlu Sugiono Dukung Madagaskar Buka Perwakilan Resmi di Indonesia

Suara Pecari | Pemerintah Madagaskar menjajaki pembukaan perwakilan di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Menlu RI Sugiono mengatakan pembahasan mengenai rencana tersebut sebenarnya telah berlangsung cukup lama dan kini kembali didorong untuk direalisasikan. Langkah awal yang kemungkinan ditempuh adalah melalui penunjukan honorary consul atau konsul kehormatan.

Menlu Sugiono menyoroti posisi geografis Madagaskar yang dinilai strategis sebagai salah satu pintu masuk ke kawasan Afrika. Negara kepulauan di Samudra Hindia itu juga memiliki SDA melimpah, terutama mineral yang dibutuhkan untuk pengembangan industri dan teknologi maju. Dengan berbagai potensi tersebut, pemerintah Indonesia memandang perlu adanya peningkatan hubungan dan kerja sama yang lebih erat dengan Madagaskar.

Kehadiran perwakilan resmi Madagaskar diharapkan dapat memperlancar komunikasi diplomatik sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di banyak bidang. Pertemuan bilateral Menlu Sugiono dan Menlu Alice N’Diaye turut dirangkaikan dengan penandatanganan dua perjanjian penting bagi Indonesia dan Madagaskar.

Yaitu, Nota Kesepahaman tentang Pembentukan Komisi Bersama untuk Kerja Sama Bilateral (JCBC) dan Perjanjian tentang Pembebasan Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas.

Menlu Sugiono menilai hubungan Indonesia dan Madagaskar memiliki karakter yang berbeda dibandingkan hubungan bilateral pada umumnya. Kedua negara, kata dia, memiliki kedekatan sejarah yang panjang yang tercermin dari keterkaitan akar budaya, bahasa, dan jejak migrasi leluhur yang menghubungkan masyarakat di kedua wilayah.

Menlu Sugiono menambahkan bahwa hubungan antara Indonesia dan Madagaskar itu bukan sekadar hubungan bilateral yang biasa, tetapi juga we share the same root. Ada semacam kedekatan genetik, kedekatan budaya juga, bahasanya juga sama, berakar dari bahasa yang sama dengan beberapa suku, khususnya di Kalimantan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan