Kasper Hogh Dicadangkan di Laga Bodø/Glimt vs HamKam, Spekulasi Transfer ke Celtic Menguat
Suara Pecari, Dalam laga Eliteserien antara Bodø/Glimt vs Hamarkameratene, Rabu malam (22/7/2026), terjadi kejutan besar. Striker andalan Bodø/Glimt, Kasper Hogh, hanya duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan. Keputusan pelatih Kjetil Knutsen ini langsung memicu spekulasi bahwa sang pemain tengah menjadi target transfer klub raksasa Skotlandia, Celtic.
Pertandingan Bodø/Glimt vs Hamarkameratene sendiri berakhir dengan kemenangan 2-0 bagi tuan rumah. Andreas Helmersen, yang menggantikan Hogh di lini depan, tampil gemilang dengan mencetak dua gol. Namun, sorotan justru tertuju pada absennya Hogh. Sebelum laga, beredar kabar bahwa Celtic telah meningkatkan upaya mereka untuk merekrut penyerang asal Denmark berusia 25 tahun itu setelah sebelumnya gagal pada Januari lalu.
Menurut sumber terpercaya, Celtic telah mengajukan tawaran baru yang lebih besar untuk Hogh. Bahkan, Bodø/Glimt dikabarkan telah menaikkan harga jual sang pemain menjadi sekitar £7 juta setelah sukses melaju ke babak kualifikasi Liga Champions. Kontrak Hogh sendiri masih berlaku hingga 2029, memberikan posisi tawar yang kuat bagi klub Norwegia tersebut.
Pelatih Kjetil Knutsen, dalam wawancara usai laga Bodø/Glimt vs Hamarkameratene, menegaskan bahwa keputusan mencadangkan Hogh murni untuk memberikan istirahat. “Pertandingan hari ini adalah langkah ke arah yang benar. Kelompok ini telah bekerja keras. Kami memiliki beberapa pemain yang tidak ada di sini karena terlibat dalam hal-hal menyenangkan lainnya (Piala Dunia, pertandingan internasional), tetapi kelompok ini tampil sangat baik. Seluruh kelompok harus siap. Kami harus bekerja sedikit dan merotasi pemain kami,” ujar Knutsen.
Meskipun demikian, pengamat sepak bola Norwegia menilai bahwa keputusan tersebut terlalu mencurigakan mengingat status Hogh sebagai top skor tim. Apalagi, dalam beberapa pekan terakhir, nama Hogh santer dikaitkan dengan Celtic yang tengah memburu penyerang anyar. Kabar ini semakin kuat setelah Celtic melepas beberapa pemain depan dan hanya mendatangkan Tomas Cvancara dari Borussia Monchengladbach dengan status pinjaman.
Di sisi lain, pertandingan Bodø/Glimt vs Hamarkameratene juga menjadi ajang unjuk gigi bagi Helmersen. Pemain pengganti tersebut membuktikan bahwa ia layak mendapat kepercayaan. Namun, jika Hogh benar-benar hengkang, Bodø/Glimt harus segera mencari pengganti yang setara.
Ketertarikan Celtic pada Hogh bukan tanpa alasan. Dengan postur tinggi dan naluri gol tajam, Hogh dianggap cocok dengan gaya bermain Liga Skotlandia. Apalagi, ia masih muda dan memiliki potensi berkembang. Jika transfer ini terwujud, Hogh akan menjadi rekrutan penting bagi Celtic yang berambisi mempertahankan dominasi domestik dan berbicara banyak di Eropa.
Meski demikian, Bodø/Glimt tampaknya tidak akan melepas Hogh dengan mudah. Klub berjuluk Glimt itu membutuhkan dana segar untuk memperkuat skuad di Liga Champions, namun mereka juga sadar bahwa Hogh adalah aset berharga. Negosiasi diperkirakan akan berlangsung alot dalam beberapa pekan ke depan.
Kembali ke laga Bodø/Glimt vs Hamarkameratene, kemenangan ini menjaga posisi Bodø/Glimt di papan atas klasemen. Sementara itu, Hamarkameratene harus bekerja keras untuk keluar dari zona degradasi. Namun, bagi para penggemar sepak bola, drama transfer Hogh justru menjadi cerita yang lebih menarik untuk diikuti.
Kesimpulannya, absennya Kasper Hogh di laga Bodø/Glimt vs Hamarkameratene membuka tabir baru dalam saga transfernya ke Celtic. Meskipun pelatih membantah, spekulasi akan terus bergulir hingga jendela transfer ditutup. Apakah Hogh akan segera berseragam hijau putih Celtic? Kita tunggu saja.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










