Stasiun Bogor Perpanjang Peron Jalur 6-8 untuk Layani Rangkaian 12 Kereta, Target Rampung Juli 2026

Stasiun Bogor Perpanjang Peron Jalur 6-8 untuk Layani Rangkaian 12 Kereta, Target Rampung Juli 2026

Suara Pecari | Stasiun Bogor memulai proyek perpanjangan peron di jalur 6 hingga 8 guna mengakomodasi rangkaian Commuter Line sebanyak 12 kereta. Pekerjaan infrastruktur ini ditargetkan selesai pada Juli 2026 agar operasional kereta api berjalan lebih optimal.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat volume pelanggan Bogor Line sepanjang tahun 2025 mencapai 155.009.997 orang. Angka tersebut menjadikan Bogor Line sebagai salah satu lintas dengan mobilitas pelanggan tertinggi di wilayah Jabodetabek.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pertumbuhan volume pelanggan yang terus meningkat perlu diimbangi dengan kesiapan kapasitas stasiun dan pola operasi perjalanan. Hal ini penting agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal.

Baca juga:

Pada periode Januari hingga April 2026, jumlah penumpang Bogor Line sudah mencapai 51.868.066 pelanggan. Tren kenaikan ini terpantau sejak tahun 2022 yang saat itu hanya mencatat sekitar 102.054.022 pelanggan.

Saat ini, frekuensi perjalanan kereta api di Stasiun Bogor mencapai 392 kali perjalanan pada setiap jadwal hari kerja. Sementara itu, jadwal perjalanan saat akhir pekan mencapai 373 kali perjalanan.

Baca juga:

Volume pelanggan masuk Stasiun Bogor pada awal tahun ini mencapai 6.140.074 orang, sedangkan pelanggan keluar sebanyak 5.959.832 orang. Anne Purba menyebut penambahan peron mampu mengatasi penumpukan penumpang pada jam padat.

Penambahan kapasitas melalui operasional rangkaian 12 kereta disiapkan untuk mendukung kebutuhan pelanggan yang terus berkembang. Dengan kapasitas yang lebih besar dalam satu perjalanan, pelayanan diharapkan menjadi lebih lancar dan pengalaman perjalanan pelanggan semakin nyaman.

Baca juga:

Revitalisasi peron juga meliputi pembangunan kanopi baru yang terhubung langsung dengan selasar stasiun demi kenyamanan pelanggan saat kondisi hujan. Petugas lapangan saat ini sedang fokus melakukan pemasangan ulang tiang Listrik Aliran Atas (LAA) di lokasi.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menyatakan seluruh pekerjaan mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan. Manajemen juga menyiapkan area pedestrian sementara untuk mempermudah pergerakan masyarakat serta melakukan rekayasa arus pada jam sibuk.

Baca juga:

Pengembangan dan perbaikan fasilitas pelayanan terus dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan Commuter Line dan pelanggan. Seluruh pekerjaan dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu operasional perjalanan kereta.

Selama proses revitalisasi berlangsung, KAI menyadari terdapat penyesuaian yang dapat memengaruhi kenyamanan pelanggan. Oleh karena itu, manajemen menyampaikan permohonan maaf dan mengimbau pelanggan untuk tetap berhati-hati serta mengikuti arahan petugas di area stasiun.

Baca juga:

Proyek perpanjangan peron ini menjadi langkah strategis KAI dalam meningkatkan kapasitas angkut Bogor Line. Dengan target selesai Juli 2026, diharapkan pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan lebih optimal dan memenuhi mobilitas masyarakat yang terus meningkat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan