PERBASI Respons Insiden Semifinal Campus League di UPH

PERBASI Respons Insiden Semifinal Campus League di UPH

Suara Pecari | Dalam rangka menangani insiden pada semifinal Regional Jakarta, DPP PERBASI telah memanggil penyelenggara Campus League untuk memberikan penjelasan atas kejadian tersebut. Insiden terjadi pada pertandingan Institut Perbanas Jakarta melawan Bina Nusantara di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, pada Sabtu 30 Mei 2026. Pemain Perbanas mengalami cedera setelah terjatuh ketika berebut bola.

Penyelenggaraan kompetisi harus melibatkan PERBASI setempat meski telah mengantongi rekomendasi pusat. CEO Campus League Ryan Gozali menjelaskan bahwa permukaan lapangan menggunakan Plexipave Cushion System, yaitu sistem peredam benturan yang sudah banyak digunakan juga di luar negeri sebagai lapisan lapangan.

Rapat dipimpin Sekjen DPP PERBASI Nirmala Dewi bersama jajaran pengurus lainnya. Nirmala menegaskan organisasi berkomitmen menjaga keselamatan atlet selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, keamanan pemain harus menjadi prioritas seluruh penyelenggara kompetisi.

Pihak Universitas Pelita Harapan juga memberikan penjelasan mengenai kualitas lapangan. Sport Director UPH, Stephen Lester Metcalfe menyebut bahwa fasilitas tersebut digunakan sejak 2008 dan memiliki lapisan aspal dan karet sesuai standar.

Teknikal Delegate DPP PERBASI Abdul Rozak membenarkan adanya lapisan peredam benturan. ‘Tidak benar tentang lapangan tersebut hanya beton, karena ada lapisan karetnya,’ ujar Rozak.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan