Dari Gunungkidul ke Rookie Terbaik Kedua Moto3 2026, Ini Perjalanan Karier Veda Ega Pratama
Suara Pecari | Dari Gunungkidul ke rookie terbaik kedua Moto3 2026, ini perjalanan karier Veda Ega Pratama yang kini menjadi sorotan dunia balap. Pembalap asal Indonesia ini berhasil mencuri perhatian dengan konsistensinya di kelas Moto3 musim 2026. Veda Ega Pratama, yang akrab disapa Veda, merupakan lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) dan telah menunjukkan bakatnya sejak usia dini. Perjalanannya dimulai dari ajang balap lokal hingga akhirnya meraih gelar Juara Asia Talent Cup (ATC) 2023.
Pada Moto3 2026, Veda Ega Pratama berhasil mencatatkan rekor unik: enam kali lolos langsung ke sesi Q2 dari delapan seri practice yang dijalani. Prestasi ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai rookie terbaik kedua di klasemen sementara. Salah satu momen gemilang terjadi di Moto3 Hungaria 2026, di mana ia finis kedua pada sesi practice setelah sebelumnya terpuruk di posisi terakhir pada Free Practice 1. Veda mengaku butuh adaptasi dengan sirkuit baru Balaton Park, namun berhasil bangkit dengan cepat.
Dari Gunungkidul ke rookie terbaik kedua Moto3 2026, ini perjalanan karier Veda Ega Pratama yang juga menarik perhatian rivalnya, Maximo Quiles. Quiles, yang merupakan pemimpin klasemen, sempat finis di belakang Veda pada GP Italia. Meski Quiles kemudian bangkit memenangkan GP Hungaria, ia mengakui bahwa Veda adalah pembalap yang patut diwaspadai. Veda sendiri terus menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dalam hal kecepatan dan konsistensi.
Dari Gunungkidul ke rookie terbaik kedua Moto3 2026, ini perjalanan karier Veda Ega Pratama yang membawa harapan besar bagi Indonesia. Dengan dukungan penuh dari Honda Team Asia, Veda diharapkan dapat terus bersaing di papan atas dan suatu hari nanti menembus kelas MotoGP. Bakatnya yang diwarisi dari sang ayah, Sudarmono, mantan pembalap nasional, menjadi modal berharga dalam mengarungi persaingan ketat di ajang balap internasional.
Kesimpulannya, Veda Ega Pratama adalah bukti bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing di level tertinggi. Dari Gunungkidul ke rookie terbaik kedua Moto3 2026, ini perjalanan karier Veda Ega Pratama yang menginspirasi generasi muda untuk terus bermimpi dan berjuang meraih prestasi di kancah global.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












