Estadio Azteca: Saksi Bisu Tiga Era Piala Dunia, Kini Buka Pesta Sepak Bola 2026
Suara Pecari | Mengenal quot Estadio Azteca quot Stadion Bersejarah Piala Dunia LPP RRI menjadi semakin relevan saat stadion legendaris ini kembali menjadi pusat perhatian dunia. Estadio Azteca, yang terletak di Mexico City, adalah satu-satunya stadion di dunia yang pernah menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia dalam tiga edisi berbeda: 1970, 1986, dan 2026. Rekor ini menegaskan statusnya sebagai ikon sepak bola global.
Diresmikan pada 29 Mei 1966, stadion ini dibangun untuk menjadi markas kebanggaan sepak bola Meksiko. Dengan ketinggian lebih dari 2.200 meter di atas permukaan laut, Azteca merupakan salah satu stadion besar tertinggi di dunia. Setelah serangkaian renovasi, kapasitasnya kini mencapai sekitar 87.000 penonton, siap menyambut Piala Dunia 2026.
Sejarah Azteca dipenuhi momen-momen epik. Pada Piala Dunia 1970, stadion ini menjadi lokasi final antara Brasil dan Italia, di mana Brasil menang dan meraih gelar ketiga mereka berkat penampilan gemilang Pele. Enam belas tahun kemudian, pada 1986, Azteca kembali menjadi panggung final, kali ini antara Argentina dan Jerman Barat. Argentina keluar sebagai juara dengan skor 3-2, dan turnamen itu juga melahirkan dua gol legendaris Diego Maradona: “Hand of God” dan “Goal of the Century” saat melawan Inggris di perempat final.
Kini, Mengenal quot Estadio Azteca quot Stadion Bersejarah Piala Dunia LPP RRI kembali mengemuka saat stadion ini ditunjuk sebagai tuan rumah laga pembuka Piala Dunia 2026. Pertandingan antara Meksiko dan Afrika Selatan dijadwalkan pada 12 Juni 2026 dini hari WIB. Ini akan menjadi edisi pertama Piala Dunia yang diikuti 48 negara peserta.
Sebelum edisi 2026, Azteca telah menggelar 19 pertandingan Piala Dunia, rekor yang belum tertandingi. Dengan segala sejarah dan prestisenya, tidak heran jika Mengenal quot Estadio Azteca quot Stadion Bersejarah Piala Dunia LPP RRI menjadi topik yang menarik bagi pecinta sepak bola di seluruh dunia. Stadion ini bukan sekadar bangunan, melainkan monumen hidup yang merekam kisah-kisah terbaik dalam olahraga paling populer di planet ini.
Kesimpulannya, Estadio Azteca adalah mahakarya arsitektur sepak bola yang terus menulis sejarah. Dari final klasik hingga gol-gol ikonik, stadion ini telah menjadi saksi bisu peristiwa-peristiwa yang membentuk wajah sepak bola modern. Kini, dengan kembalinya Piala Dunia ke Meksiko, Azteca siap menulis babak baru dalam buku sejarahnya yang panjang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











