Rehan/Gloria Melangkah ke Perempat Final Australian Open 2026: Comeback Gemilang Usai Cedera
Kemenangan Straight Set atas Liu/Hsu
Suara Pecari | Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja, berhasil melangkah ke babak perempat final Australian Open 2026 setelah mengalahkan wakil Chinese Taipei, Liu Kuang Heng dan Hsu Yin-Hui, dalam pertandingan dua gim langsung. Bertanding di Quaycentre, Sydney, Kamis, 11 Juni 2026, Rehan/Gloria menang dengan skor 21-16, 21-17 dalam waktu 35 menit. Kemenangan ini menjadi bukti nyata kebangkitan pasangan peringkat 71 dunia tersebut setelah melalui masa pemulihan cedera.
Jalannya Pertandingan
Gim Pertama: Dominasi Awal dan Momentum
Sejak awal gim pertama, Rehan/Gloria langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka memimpin 11-8 saat interval, dan setelah jeda, pasangan Indonesia mampu mencetak lima poin beruntun untuk menjauh 19-12. Meskipun Liu/Hsu sempat mengejar dengan tiga poin beruntun menjadi 15-19, Rehan/Gloria tetap tenang dan menutup gim dengan kemenangan 21-16.
Gim Kedua: Perlawanan Sengit dan Comeback
Gim kedua berjalan lebih ketat. Rehan/Gloria sempat unggul 8-4, namun Liu/Hsu membalikkan keadaan menjadi 9-13. Pasangan Indonesia yang tertinggal di interval langsung bereaksi setelah jeda. Mereka mencetak tujuh poin beruntun untuk memimpin 16-13 dan akhirnya merebut gim kedua 21-17. Kemenangan ini menunjukkan mentalitas juara yang semakin matang.
Perjalanan Comeback Rehan Usai Cedera
Rehan Naufal Kusharjanto mengaku bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Ini adalah pertandingan ketiganya setelah pulih dari cedera lutut yang sempat mengganggu performanya. “Saya tetap mau pelan-pelan saja, step by step. Yang penting jaga lutut, jaga badan, jaga hati, fokus, pikiran semua,” ujar pebulu tangkis berusia 26 tahun tersebut. Pengalaman bermain di Singapore Open dan Indonesia Open 2026 menjadi pelajaran berharga untuk lebih tenang di poin-poin kritis.
Gloria: Langkah Besar di Tengah Keterbatasan
Sementara itu, Gloria Emanuelle Widjaja menyatakan rasa senangnya bisa kembali berpasangan dengan Rehan. “Meski step by step, kami bisa sampai di level ini pun sangat luar biasa. Bisa bertahan sampai sekarang sangat bersyukur,” ujar atlet setinggi 182 cm tersebut. Gloria juga menyoroti penyelesaian akhir sebagai pekerjaan rumah yang perlu diperbaiki. “PR-nya kami dari tahun lalu adalah finishing. Kami ingin memperbaiki hal ini agar ke depan bisa lebih enjoy dan menikmati pertandingan lagi,” pungkasnya.
Analisis Performa dan Statistik
| Aspek | Rehan/Gloria | Liu/Hsu |
|---|---|---|
| Peringkat Dunia | 71 | 52 |
| Durasi Pertandingan | 35 menit | – |
| Skor Gim 1 | 21-16 | 16-21 |
| Skor Gim 2 | 21-17 | 17-21 |
| Poin Beruntun Terpanjang | 7 poin (Gim 2) | 3 poin (Gim 1) |
Dampak dan Implikasi
Keberhasilan Rehan/Gloria menembus perempat final Australian Open 2026 memberikan angin segar bagi sektor ganda campuran Indonesia yang sedang dalam masa transisi. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa proses pemulihan cedera Rehan berjalan positif. Dengan peringkat yang masih rendah, kemenangan ini sangat berarti untuk mengumpulkan poin menuju turnamen-turnamen besar selanjutnya. Jika konsisten, bukan tidak mungkin Rehan/Gloria bisa menjadi andalan baru Indonesia di kancah internasional.
Langkah Selanjutnya di Perempat Final
Di babak perempat final, Rehan/Gloria akan menghadapi lawan yang lebih berat. Mereka perlu meningkatkan konsistensi dan penyelesaian akhir seperti yang disoroti Gloria. Dukungan dari masyarakat Indonesia tentu menjadi motivasi tambahan. Pertandingan perempat final dijadwalkan pada Jumat, 12 Juni 2026.
Penutup: Harapan Baru di Tengah Perjuangan
Perjalanan Rehan/Gloria di Australian Open 2026 bukan sekadar tentang kemenangan, melainkan tentang ketangguhan dan keyakinan. Di tengah keterbatasan cedera dan peringkat, mereka membuktikan bahwa kerja keras dan kesabaran membuahkan hasil. Langkah ke perempat final ini adalah batu loncatan menuju puncak performa. Jika mereka terus bermain dengan tenang dan fokus pada perbaikan, bukan tidak mungkin mimpi untuk bersaing di level tertinggi akan terwujud. Selamat berjuang, Rehan/Gloria!
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












