Uruguay FC Gagal Menang, Tersendat di Grup H Usai Ditahan Arab Saudi

Uruguay FC Gagal Menang, Tersendat di Grup H Usai Ditahan Arab Saudi

Suara Pecari | Dalam laga perdana Grup H Piala Dunia 2026, Uruguay FC harus puas berbagi angka dengan Arab Saudi setelah bermain imbang 1-1 di Hard Rock Stadium, Miami, Senin (15/6) malam waktu setempat. Hasil ini membuat posisi Uruguay FC di grup semakin tertekan, mengingat laga sebelumnya Cape Verde sukses menahan imbang juara Eropa, Spanyol, tanpa gol. Dengan demikian, keempat tim di Grup H mengoleksi satu poin, menjadikan persaingan semakin sengit.

Bermain di bawah suhu 31 derajat Celsius dan kelembapan 86 persen, Uruguay FC tampil dominan dalam penguasaan bola namun kesulitan menembus pertahanan rapat Arab Saudi. Pelatih Marcelo Bielsa mengakui timnya tidak tampil maksimal di babak pertama. “Selama babak pertama, skuad tidak menemukan ritme. Mereka tidak memberikan tekanan, tidak memancing kesalahan, dan tidak memiliki kedalaman. Kami tidak mampu membuat perbedaan,” ujar Bielsa usai pertandingan.

Arab Saudi justru mampu unggul lebih dulu melalui gol Abdulelah Al Amri pada menit ke-41 memanfaatkan kemelut di kotak penalti setelah tendangan sudut. Kiper Uruguay FC, Fernando Muslera, hanya mampu memantulkan bola sundulan Mohamed Kanno, dan Al Amri dengan sigap menyambar bola rebound. Gol tersebut menjadi gol internasional kedua bagi pemain Al Nassr yang telah tampil lebih dari 100 kali bersama klubnya.

Pada babak kedua, Bielsa melakukan dua pergantian sekaligus, termasuk menarik keluar Darwin Nunez yang digantikan Juan Sanabria. Keputusan ini membuahkan hasil. Uruguay FC mendominasi penguasaan bola dan melancarkan tekanan bertubi-tubi ke gawang Arab Saudi. Kiper Mohammed Al Owais tampil gemilang dengan melakukan tujuh penyelamatan, termasuk menepis tendangan Manuel Ugarte yang membentur tiang pada menit ke-60.

Usaha keras Uruguay FC akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-80. Maxi Araujo, yang juga menjadi pahlawan saat melawan Arab Saudi, mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan bola rebound di dalam kotak penalti. Gol ini menjadi gol keduanya dalam dua turnamen besar terakhir bersama Uruguay FC, menjadikannya pemain paling produktif dalam hal kontribusi gol.

Hasil imbang ini membuat posisi Uruguay FC di Grup H semakin kritis. Pelatih Bielsa menyebut kehilangan dua poin, bukan mendapatkan satu poin. “Fakta bahwa kami tidak menang dan lawan memiliki kelebihan, ini lebih terkait dengan ketidakmampuan kami menampilkan versi terbaik dari diri kami. Di situlah perbedaannya dan mengapa kami tidak bisa menang,” keluh Bielsa.

Uruguay FC kini harus bersiap menghadapi laga krusial melawan Cape Verde pada Minggu (21/6) mendatang di stadion yang sama. Cape Verde, yang tampil mengejutkan dengan menahan Spanyol, akan menjadi lawan yang berbahaya. Sementara itu, Arab Saudi akan menghadapi Spanyol di Atlanta pada hari yang sama.

Dengan kondisi grup yang terbuka lebar, Uruguay FC wajib meraih kemenangan untuk menjaga asa lolos ke babak berikutnya. Namun, tekanan semakin besar mengingat performa tim yang belum stabil. Para pendukung Uruguay FC yang memadati stadion tentu berharap tim kesayangan mereka dapat bangkit dan menunjukkan tajinya sebagai dua kali juara dunia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan