Bradley Barcola: Liverpool Gagal Boyong Bintang PSG Setelah Pukulan Ganda
Suara Pecari | Bradley Barcola, winger andalan Paris Saint-Germain (PSG) yang juga menjadi bintang Timnas Prancis di Piala Dunia 2026, kembali menjadi sorotan. Liverpool, yang sangat membutuhkan pengganti Mohamed Salah, harus menerima kenyataan pahit setelah dua pukulan berturut-turut menggagalkan rencana mereka untuk mendatangkan pemain berusia 23 tahun tersebut.
Kabar mengecewakan datang dari David Ornstein, jurnalis The Athletic, yang mengonfirmasi bahwa PSG telah memberi label ‘tidak untuk dijual’ pada Bradley Barcola. PSG, yang baru saja meraih gelar juara Liga Champions, tidak memiliki tekanan finansial untuk menjual pemainnya. Mereka telah melepas Goncalo Ramos ke AC Milan dan siap menjual Lee Kang-in serta Randal Kolo Muani, namun Barcola dianggap sebagai aset berharga yang harus dipertahankan.
Selain itu, Liverpool juga harus menerima kenyataan bahwa target utama mereka, Yan Diomande, lebih memilih bergabung dengan PSG. Pemain RB Leipzig seharga £100 juta itu dikabarkan telah menjalin komunikasi positif dengan raksasa Prancis, mengulangi sejarah yang sama seperti musim lalu. Situasi ini membuat Liverpool harus memutar otak mencari alternatif lain, meskipun Bradley Barcola tetap menjadi incaran utama.
Penampilan gemilang Bradley Barcola bersama Prancis di Piala Dunia 2026 semakin menegaskan kualitasnya. Dalam kemenangan 3-0 atas Swedia yang membawa Prancis ke babak 16 besar, Barcola mencetak satu gol dan memberikan satu assist. Ia telah mengoleksi dua gol dan dua assist sepanjang turnamen. Bersama Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise, mereka membentuk lini serang paling mematikan di turnamen. Pelatih Norwegia, Stale Solbakken, bahkan menyebut kuartet depan Prancis sebagai yang terbaik.
Mantan bintang Chelsea, Florent Malouda, memberikan komentar mengenai masa depan Bradley Barcola. Menurut Malouda, Barcola memiliki potensi besar untuk sukses di Premier League. Ia menilai pemain didikan akademi Lyon itu sudah menunjukkan level yang sejajar dengan pemain bintang PSG lainnya, meski belum konsisten. Malouda menekankan bahwa Barcola harus siap mengambil peran kepemimpinan jika pindah ke klub baru, mengingat ekspektasi tinggi yang akan dibebankan padanya.
Sementara itu, Arsenal juga dikabarkan tertarik pada Bradley Barcola. The Gunners tengah mempertimbangkan untuk bergerak jika gagal mendapatkan Morgan Rogers dari Aston Villa. Persaingan antar klub Inggris ini semakin mempersulit langkah Liverpool. Namun, Liverpool tidak tinggal diam. Mereka telah merekrut Jeremy Jacquet sebagai pemain baru di bawah arahan pelatih Andoni Iraola, dan masih terus memantau perkembangan situasi Barcola.
Bradley Barcola sendiri masih terikat kontrak dengan PSG hingga 2028. Dengan performa impresifnya di level klub dan internasional, wajar jika banyak klub elite menginginkannya. Namun, tekad PSG untuk mempertahankannya menjadi batu sandungan terbesar. Liverpool harus bersiap dengan skenario terburuk jika upaya mereka kembali gagal.
Di sisi lain, Liverpool juga dikaitkan dengan pemain muda Wolves, Mateus Mane, yang bernilai £35 juta. Namun, kebutuhan mendesak akan pemain sayap berpengalaman membuat Bradley Barcola tetap menjadi prioritas. Dengan bursa transfer yang masih panjang, segalanya masih mungkin terjadi.
Kesimpulannya, mimpi Liverpool mendatangkan Bradley Barcola dari PSG harus pupus sementara setelah dua pukulan telak: pernyataan resmi PSG bahwa pemain tersebut tidak dijual, dan keputusan Diomande yang memilih PSG. Namun, dunia transfer selalu penuh kejutan. Liverpool harus terus bergerak dan mencari solusi alternatif, sementara Bradley Barcola tetap menjadi nama yang akan terus diperbincangkan hingga jendela transfer ditutup.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






