Gempa Bumi Tektonik Mengguncang Pohuwato, Gorontalo

Gempa Bumi Tektonik Mengguncang Pohuwato, Gorontalo

Suara Pecari | Gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 3,1 mengguncang wilayah barat daya Pohuwato, Gorontalo, pada Minggu, 24 Mei 2026, pukul 00.36.56 WIB.

Hingga kini, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat peristiwa tersebut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Episenter gempa berada pada koordinat 0,04 Lintang Utara dan 121,91 Bujur Timur, atau sekitar 46 kilometer barat daya Pohuwato dengan kedalaman 245 kilometer.

Sebelumnya, gempa bumi tektonik juga mengguncang wilayah Bengkulu Selatan, Bengkulu, pada Sabtu (23/5/2026) pukul 19.40.26 WIB. Setelah dilakukan analisis lebih lanjut, BMKG memperbarui kekuatan gempa menjadi magnitudo 5,1.

Episenter gempa berada di laut pada koordinat 4,67 Lintang Selatan dan 102,58 Bujur Timur, atau sekitar 44 kilometer barat daya Bengkulu Selatan dengan kedalaman 15 kilometer.

BMKG menyebut gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust).

Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah, seperti Bengkulu Selatan, Kaur, dan Seluma dengan intensitas III–IV MMI. Sementara itu, wilayah Kepahiang, Rejang Lebong, dan Musi Rawas merasakan getaran dengan intensitas III MMI.

Hingga Sabtu malam, belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. BMKG juga memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan hingga pukul 20.00 WIB.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengimbau masyarakat tetap waspada namun tidak panik menghadapi situasi tersebut.

Wijayanto menyatakan bahwa hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan