Peristiwa Tragis di Gampengrejo: Perempuan Tewas Tersengat Listrik Magic Com, Ini Kronologinya

Peristiwa Tragis di Gampengrejo: Perempuan Tewas Tersengat Listrik Magic Com, Ini Kronologinya

Suara Pecari, Isya hari ini, warga Gampengrejo, Kediri, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan meninggal dunia di dalam rumahnya. Korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik saat menggunakan magic com atau penanak nasi. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, saat suami korban pulang dari bekerja dan mendapati istrinya dalam posisi telungkup di lantai sambil memeluk magic com yang masih terhubung dengan aliran listrik. Suami korban segera mencabut kabel listrik dari stop kontak dan meminta bantuan warga serta melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan pihak kepolisian.

Kapolsek Gampengrejo, AKP Rudi Hartono, membenarkan peristiwa tersebut. “Benar, telah terjadi peristiwa seorang perempuan meninggal dunia di dalam rumah yang diduga akibat tersengat arus listrik. Anggota bersama tim identifikasi Polres Kediri langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujarnya. Tim identifikasi bersama tenaga medis dari Puskesmas Gampengrejo melakukan pemeriksaan luar dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, ditemukan luka bakar di bagian pergelangan tangan yang diduga akibat sengatan arus listrik. Dugaan sementara, korban meninggal karena tersengat listrik saat menggunakan peralatan elektronik di dalam rumah.

Peristiwa ini menjadi pengingat betapa pentingnya keselamatan dalam penggunaan peralatan listrik rumah tangga. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kabel dan stop kontak, serta memastikan peralatan elektronik dalam keadaan baik sebelum digunakan. Isya hari ini, kita semua berduka atas kejadian ini dan berharap keluarga korban diberikan ketabahan.

Sementara itu, di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Kediri terus berupaya meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan warganya. Di bidang pendidikan, Pemkab Kediri mendorong Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang ramah anak dan bebas dari perundungan. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kediri, Nurwulan Andadari, menegaskan bahwa seluruh sekolah di Kabupaten Kediri telah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. “Melalui MPLS ini saya pikir semua sekolah di semua jenjang pendidikan sudah bertekad untuk bebas dari bullying maupun kekerasan yang lain. Ini merupakan niat yang sangat baik,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab Kediri juga aktif menjangkau anak-anak putus sekolah untuk mengisi kuota di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kediri. Dari kuota 270 siswa, baru terisi 248 peserta didik. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan akan melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga calon peserta didik yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4. “Nanti pasti akan kita lakukan jemput bola. Karena sistem di Sekolah Rakyat ini bukan pendaftaran, tetapi penjangkauan,” ujarnya.

Isya hari ini, kita juga diingatkan untuk senantiasa menjalankan ibadah tepat waktu. Bagi umat Muslim, mengetahui jadwal sholat sangat penting. Berdasarkan informasi dari Kementerian Agama, untuk wilayah Kediri dan sekitarnya, waktu isya hari ini jatuh pada pukul 18.44 WIB. Jadwal sholat lengkap untuk tanggal 16 Juli 2026 di Kota Kediri adalah: Imsak 04.13, Subuh 04.23, Terbit 05.40, Duha 06.09, Zuhur 11.39, Asar 14.59, Magrib 17.31, dan Isya 18.44 WIB. Semoga kita semua dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan mendapatkan berkah dari Allah SWT.

Peristiwa tragis di Gampengrejo menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Keamanan dan keselamatan harus selalu diutamakan, baik dalam penggunaan listrik maupun dalam aktivitas sehari-hari. Mari kita tingkatkan kewaspadaan dan selalu berdoa agar terhindar dari musibah. Isya hari ini, mari kita renungkan dan ambil hikmah dari setiap kejadian.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *