PUB Siapkan 70 Ribu Bibit Pohon untuk Ditanam di Baduy

Suara Pecari, Lebak – Perkumpulan Urang Banten (PUB) akan menyerahkan 70 ribu bibit pohon kepada warga Baduy dalam rangka memperingati Milad ke-8 PUB. Kegiatan penanaman bibit pohon ini akan berlangsung pada Minggu, 25 Oktober 2025, di Rumah Adat Jaro Pamarentah, Kampung Kaduketug Babakan Jaro, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Inisiatif Pelestarian Alam di Baduy

Menurut Ketua PUB Pandeglang, TB Asep Rafiudin Arief, penyerahan bibit pohon ini merupakan bentuk nyata komitmen PUB dalam menjaga kelestarian alam khususnya di wilayah Baduy. Kegiatan ini juga bertujuan menanamkan harapan agar kehidupan alam dan budaya Baduy dapat terus dijaga dan dilestarikan.

Baca juga:

Jenis Bibit Pohon yang Disiapkan

Dalam penanaman tersebut, PUB menyiapkan 70 ribu bibit pohon yang terdiri dari 10 jenis, antara lain:

  • Gaharu
  • Nangka
  • Jambu
  • Lerak
  • Durian
  • Alpukat
  • Pete
  • Jengkol
  • Aren
  • Albasia dan Matoa

Bibit pohon ini akan ditanam dan dirawat secara bersama di kawasan Baduy dan sekitarnya untuk mendukung kelestarian lingkungan di daerah tersebut.

Kegiatan Baduy Lestari dan Kolaborasi Masyarakat

Kegiatan Baduy Lestari yang bertepatan dengan peringatan Milad PUB ini juga menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi dan kolaborasi antara PUB dengan masyarakat adat Baduy. Menurut Asep, kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan Banten yang lestari.

Selain penanaman pohon, acara ini juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya Baduy, tradisi lokal, serta pameran UMKM ekskret dan produk lokal Banten. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi masyarakat Baduy kepada publik.

Baca juga:

Ajakan untuk Melestarikan Alam dan Budaya

TB Asep Rafiudin Arief mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga dan melestarikan alam serta budaya Baduy yang memiliki nilai penting di Kabupaten Lebak. Ia menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjaga warisan alam dan budaya demi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat di Banten.

“Mari kita bersama-sama menjaga, melestarikan alam dan budaya Baduy. Mari sukseskan acara ini demi Banten yang lestari,” ujarnya.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *