Lusiana Lu Raih Penghargaan Inovator Teknologi Berkat Pengembangan ERP Berbasis AI

Lusiana Lu Raih Penghargaan Inovator Teknologi Berkat Pengembangan ERP Berbasis AI

Suara Pecari | Chief of Business Development HashMicro, Lusiana Lu, meraih penghargaan Best AI Innovator of the Year dalam ajang CNN Indonesia Women Leadership Awards 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusinya dalam mendorong inovasi kecerdasan buatan (AI) di perusahaan, terutama melalui pengembangan HMX, sebuah software enterprise berbasis AI-native.

HMX dikembangkan sebagai sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) yang menjadikan AI sebagai inti operasional. Berbeda dengan pendekatan umum yang hanya menambahkan AI sebagai fitur, HMX dirancang agar AI mampu memahami konteks bisnis dan menjalankan aktivitas operasional secara otomatis.

Di bawah kepemimpinan Lusiana, HMX berhasil menyederhanakan berbagai proses kerja manual yang memerlukan banyak tahapan. Sistem ini juga mampu memberikan analisis data secara real-time sehingga perusahaan dapat mengambil keputusan lebih cepat dan efisien.

Baca juga:

Keunggulan lain dari HMX adalah kemampuannya untuk menjalankan tugas atau memperoleh informasi hanya melalui instruksi sederhana. Pengguna tidak perlu melalui proses kustomisasi sistem yang panjang dan rumit.

HashMicro menyebut HMX sebagai AI-native ERP pertama di kawasan Asia-Pasifik. Perangkat lunak ini mengintegrasikan AI secara menyeluruh dalam setiap aspek sistem bisnis, bukan sekadar sebagai alat bantu tambahan.

Baca juga:

Dalam praktiknya, HMX dikembangkan agar berfungsi sebagai ‘co-worker’ digital. Artinya, sistem ini dapat membantu koordinasi aktivitas hingga pelaksanaan tugas operasional di perusahaan.

“Melalui HMX, kami ingin menghadirkan sistem yang mampu memahami bisnis dan berperan aktif dalam menjalankannya,” ujar Lusiana dalam keterangan resmi yang diterima pada Selasa, 19 Mei 2026. Penghargaan ini sekaligus memperkuat posisi HashMicro sebagai penyedia solusi ERP di Asia-Pasifik yang fokus pada inovasi berbasis AI.

Baca juga:

Dengan pendekatan AI-native, HMX tidak hanya memproses data tetapi juga memahami konteks bisnis. Sistem ini mampu mengotomatisasi aktivitas operasional yang sebelumnya dilakukan secara manual dan bertahap.

Lusiana dinilai berhasil membawa pendekatan baru dalam penerapan AI di sistem bisnis. Ia mengembangkan HMX dengan menjadikan AI sebagai inti dari sistem operasional perusahaan, bukan sekadar fitur tambahan.

Baca juga:

Langkah ini diharapkan dapat mendukung transformasi digital dan efisiensi bisnis di berbagai sektor. Penghargaan yang diraih Lusiana menjadi bukti pengakuan terhadap inovasi teknologi yang dikembangkan HashMicro.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan