Album Stiker Piala Dunia 2026 Ungkap Ketidakhadiran Neymar dan Sorotan Raphinha

Dian Pranata
Album Stiker Piala Dunia 2026 Ungkap Ketidakhadiran Neymar dan Sorotan Raphinha

Suara Pecari – 22 April 2026 | Brazil masuk dalam sorotan utama album stiker resmi Piala Dunia 2026 yang baru dirilis di Spanyol.

Panini mengumumkan koleksi terbesar dengan 980 stiker, naik signifikan dari 670 pada edisi 2022.

Format turnamen yang diperluas menjadi 48 tim menambah jumlah kartu dalam album.

Pada halaman timnas Brasil, satu hal paling mengejutkan adalah ketiadaan Neymar.

Pemain yang selama empat edisi berturut‑turut muncul di album tidak lagi memiliki stiker di edisi ini.

Keputusan itu diambil setelah Neymar mengalami robekan ligamen anterior cruciatum dan meniskus pada lutut kanannya.

Cedera tersebut membuatnya diperkirakan absen dari Piala Dunia 2026.

Klub dan federasi masih menunggu kepastian medis sebelum mengumumkan panggilan resmi.

Sebagai gantinya, Panini menambahkan stiker pemain muda Rodrygo.

Rodrygo, yang kini menjadi pilihan utama di lini serang, mendapatkan tempat di album sebagai simbol generasi baru.

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, menyatakan kepercayaan pada kemampuan Rodrygo serta pemain lainnya.

“Kami fokus pada skuad yang fit dan siap bersaing,” kata Ancelotti dalam konferensi pers singkat.

FIFA juga menyoroti Raphinha dalam seri “26 Superstars” yang menampilkan statistik, kutipan, dan harapan 2026.

Raphinha, yang berperan penting di Barcelona, mendapat pujian atas kecepatan dan kontribusinya dalam serangan.

Profil lengkapnya mencakup rekor gol, assist, serta peranannya dalam taktik tim Brasil.

Publikasi tersebut menegaskan bahwa Raphinha menjadi salah satu harapan utama Brasil untuk mencapai babak akhir.

Meskipun demikian, beberapa mantan pemain menyoroti ketidakhadiran Neymar dengan kritik tajam.

Ze Elias, mantan internasonal Brasil, menuduh Neymar bersikap kekanak-kanakan dalam mengatasi cedera.

“Dia masih bermain seperti anak kecil, bukan profesional,” ujar Elias dalam wawancara.

Kritik tersebut menambah tekanan pada manajemen tim untuk menyiapkan alternatif yang kuat.

Di sisi lain, penjualan album di Brasil dijadwalkan mulai 1 Mei dengan harga yang sedikit naik dibanding edisi sebelumnya.

Harga resmi untuk pasar Brasil diumumkan oleh Panini, meskipun detail angka tidak disertakan dalam laporan.

Penggemar di Spanyol yang membeli album lebih awal melaporkan penemuan stiker Brazil yang tidak terduga.

Kejutan ini memicu spekulasi mengenai strategi seleksi pemain yang akan diusung oleh Ancelotti.

Selain Neymar dan Rodrygo, daftar pemain yang muncul meliputi Alisson, Marquinhos, dan Gabriel Jesus.

Daftar lengkap dapat dilihat melalui laporan Estadão, yang menelusuri setiap gambar stiker.

Perubahan format menjadi 48 tim diperkirakan meningkatkan kompetisi di Amerika Utara, Meksiko, dan Amerika Selatan.

Brasil tetap menjadi salah satu tim terfavorit meski harus mengatasi cedera kunci.

Ancelotti menekankan pentingnya kebugaran kolektif dan rotasi pemain selama fase grup.

“Kami tidak mengandalkan satu pemain saja,” ia menambahkan.

Pengamat sepak bola mencatat bahwa ketidakhadiran Neymar dapat membuka peluang bagi pemain muda seperti Endrick.

Endrick, yang masih berusia 17 tahun, telah menampilkan performa mengesankan di level klub.

Jika dipanggil, ia dapat menjadi bintang muda pertama yang mencetak gol di Piala Dunia 2026.

Seluruh sorotan ini menegaskan bahwa album stiker bukan sekadar koleksi, melainkan cermin dinamika tim nasional.

Dengan persiapan yang intens, Brasil berharap tetap kompetitif dan menargetkan podium di turnamen yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan