Denada Pilih Jaga Kebahagiaan Ressa, Hadir Virtual di Pernikahan Putranya
Suara Pecari – 26 April 2026 | Denada, penyanyi senior Indonesia, tidak hadir secara fisik pada pernikahan anaknya, Ressa Rizky Rosano, yang berlangsung di Banyuwangi pada 22 April 2026, namun ia memberikan penjelasan resmi mengenai keputusan tersebut.
Acara pernikahan Ressa dan pasangan barunya, Fita, diadakan dalam format sederhana dengan hanya mengundang anggota keluarga inti dan sahabat dekat, menciptakan suasana yang akrab dan tidak berlebihan.
Pada hari yang sama, Denada berada di Jakarta dan secara logistik dapat menempuh perjalanan ke Banyuwangi, namun ia memilih untuk tidak melakukan perjalanan tersebut.
Meskipun demikian, Denada menegaskan bahwa keinginan hatinya tetap ingin menyaksikan momen bahagia putranya secara langsung.
Ia menjelaskan bahwa prioritas utama baginya adalah menghormati keinginan Ressa, yang secara tegas meminta ibu tidak hadir secara fisik demi menjaga kenyamanan acara.
Denada menambahkan bahwa peran seorang ibu tidak semata-mata diukur dari kehadiran fisik, melainkan dari kemampuan memahami dan mendukung keputusan anaknya.
Menurut pernyataannya, “Jika ditanya apakah saya ingin berada di sana, tentu saja ingin, tapi yang terpenting adalah hari itu berjalan sesuai harapan Ressa.”
Ia menegaskan kembali bahwa semua keputusan diambil untuk memastikan Ressa merasa tenang dan bahagia pada hari penting tersebut.
Untuk tetap terlibat, Denada bergabung melalui video call, menyaksikan rangkaian prosesi dari jarak jauh dengan dukungan tim produksi.
Rekaman tersebut menampilkan ekspresi haru Denada ketika melihat Ressa mengucapkan janji suci di depan altar, meski ia berada di luar ruangan.
Mengenai hadiah, Denada mengatakan doa adalah pemberian paling bermakna yang dapat ia sampaikan kepada pasangan baru anaknya.
Ia juga menyiratkan adanya hadiah pribadi yang akan diserahkan secara langsung setelah kesempatan memungkinkan, sekaligus menegaskan niat untuk bertemu mantu secara tatap muka.
Denada mengungkapkan rencananya untuk mengunjungi Banyuwangi, mengunjungi nenek di sana, dan mempererat hubungan keluarga melalui kunjungan mendatang.
Manajernya, Risna, mengonfirmasi bahwa sambungan virtual berjalan lancar dan menambah kehangatan suasana meski jarak memisahkan.
Risna menambahkan bahwa percakapan ringan antara Denada dan besan Ressa selama video call menciptakan momen kebersamaan yang menyentuh.
Keputusan Denada untuk tidak hadir secara fisik menjadi sorotan media, beberapa portal hiburan menyoroti pentingnya menghormati pilihan anak dalam konteks keluarga modern.
Pengamat budaya menilai langkah ini mencerminkan pergeseran pola asuh, di mana orang tua lebih mengutamakan kebebasan dan kemandirian anak dalam merencanakan kehidupan pribadi.
Dengan tetap memberikan doa, hadiah pribadi, dan rencana kunjungan, Denada menunjukkan komitmen kuat terhadap kebahagiaan Ressa sekaligus menegaskan bahwa kasih sayang tidak terhalang oleh jarak.
Kehadiran virtual dan dukungan emosionalnya menutup bab penting dalam perjalanan keluarga, menegaskan bahwa prioritas utama tetap pada kebahagiaan putra.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






