Persewangi Resmi Gandeng Noto Sports, Jersey Musim 2026 Libatkan Eks Desainer Timnas

Perwakilan Noto Sports Rizky Adi Nugraha bersama jajaran manajemen Persewangi Banyuwangi saat konferensi pers pengumuman kerja sama multi-year partnership sebagai Official Apparel Partner musim 2026. Sumber Foto (Dok suarapecari.com)

BANYUWANGI. Persewangi Banyuwangi memulai langkah baru dalam menyongsong kompetisi musim 2026. Klub berjuluk Laskar Blambangan itu resmi menjalin kerja sama dengan Noto Sports sebagai Official Apparel Partner dalam skema kemitraan jangka panjang yang diumumkan pada Rabu (24/6/2026).

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya manajemen Persewangi untuk memperkuat fondasi klub, baik dari sisi profesionalisme pengelolaan maupun pengembangan identitas tim melalui produk apparel resmi.

Presiden Klub Persewangi Banyuwangi, Handoko, mengatakan bahwa manajemen saat ini tengah fokus membangun klub secara bertahap dan berkelanjutan. Menurutnya, berbagai evaluasi terus dilakukan agar Persewangi mampu berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.

“Kami terus belajar bagaimana mengembangkan Persewangi ke depan. Banyak masukan yang kami terima dari berbagai pihak dan itu menjadi bahan evaluasi bagi manajemen,” ujar Handoko saat konferensi pers.

Ia menegaskan bahwa manajemen terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat maupun pecinta sepak bola Banyuwangi. Menurutnya, proses pembangunan tim membutuhkan kolaborasi serta masukan dari berbagai kalangan.

Handoko juga mengakui bahwa dirinya tidak merasa paling memahami aspek teknis sepak bola. Karena itu, berbagai pandangan dan masukan dinilai penting untuk membantu pengambilan keputusan dalam pengelolaan klub.

Selain membangun kekuatan tim, manajemen juga menyiapkan sejumlah langkah strategis agar perkembangan Persewangi berjalan lebih terarah. Salah satunya dengan memperkuat pondasi organisasi dan membangun sistem yang lebih matang.

“Kami ingin lebih hati-hati dan lebih presisi dalam membangun tim. Kami tidak ingin terburu-buru, tetapi fokus menyiapkan pondasi yang kuat untuk jangka panjang,” katanya.

Ia menambahkan, manajemen sebenarnya memiliki keinginan menghadirkan tim yang didominasi pemain asli Banyuwangi. Namun, target tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan kompetisi dan ambisi prestasi yang ingin dicapai klub.

“Keinginan kami tentu ada untuk menghadirkan tim dengan identitas Banyuwangi yang kuat. Tetapi kami juga harus mempertimbangkan kebutuhan tim agar tetap kompetitif dalam persaingan,” jelasnya.

Sementara itu, Owner Noto Sports, Rizky Adi Nugraha, menyambut positif terjalinnya kerja sama dengan Persewangi. Ia menilai kolaborasi tersebut lahir dari kesamaan visi dan semangat untuk memajukan sepak bola daerah.

Rizky mengaku bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan Persewangi dan berkomitmen memberikan dukungan terbaik melalui produk apparel yang akan digunakan tim selama masa kerja sama berlangsung.

“Kami memiliki semangat yang sama untuk membawa Persewangi berkembang lebih baik. Karena itu, kami siap memberikan dukungan maksimal melalui kerja sama ini,” ujarnya.

Dari sisi pengembangan produk, tim Noto Sports juga menyiapkan konsep khusus untuk jersey Persewangi musim mendatang. Tim desain yang dilibatkan tidak hanya berasal dari kalangan profesional, tetapi juga melibatkan talenta lokal Banyuwangi.

Perwakilan Noto Sports, Derry, mengungkapkan bahwa desain jersey tandang (away) Persewangi akan dikerjakan bersama desainer yang pernah terlibat dalam perancangan jersey Tim Nasional Indonesia. Selain itu, proses kreatif juga melibatkan anak-anak muda Banyuwangi dan penyandang disabilitas.

Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen tersebut diharapkan mampu menghadirkan desain yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai kebersamaan dan representasi masyarakat Banyuwangi.

Di sektor bisnis, Noto Sports optimistis kerja sama dengan Persewangi akan mendapat respons positif dari suporter dan masyarakat. Pengalaman perusahaan dalam memproduksi jersey berbagai klub menjadi modal untuk mengembangkan pemasaran merchandise resmi Persewangi.

Sebelumnya, Noto Sports yang berbasis di Jember telah dipercaya memproduksi jersey sejumlah klub sepak bola, termasuk Persedikab Kediri serta beberapa tim di luar negeri.

Dengan dukungan apparel partner baru dan proses pembenahan yang terus dilakukan manajemen, Persewangi berharap dapat tampil lebih siap menghadapi kompetisi musim 2026 sekaligus memperkuat identitas klub sebagai kebanggaan masyarakat Banyuwangi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan