Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Kota Kediri Gelar Kegiatan Sosial, Budaya dan Olahraga
Suara Pecari | Memperingati Bulan Bung Karno, jajaran pengurus DPC dan kader PDI Perjuangan Kota Kediri menggelar serangkaian kegiatan kemasyarakatan yang meriah dan sarat akan nilai gotong royong. Acara ini dihadiri oleh seluruh elemen partai, mulai dari struktural DPC, PAC, Fraksi, Ranting, Anak Ranting, hingga para kader dan simpatisan. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Yoga Pratama Putra, dalam sambutannya, menegaskan, peringatan Bulan Bung Karno kali ini sengaja dikemas melalui aktivitas yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari masyarakat.
Menurut pria berkaca mata tersebut, hal ini terinspirasi dari ajaran Sang Proklamator Bung Karno yang menekankan bahwa perjuangan harus dilakukan dengan hati yang gembira dan turun langsung di tengah masyarakat. “Jika mendengar nama Bung Karno, kita sering terbayang pidato-pidato besar dan kemerdekaan Indonesia. Tetapi di samping itu, Bung Karno juga mengajarkan perjuangan harus dilakukan dengan hati yang gembira, semangat kebersamaan, gotong royong, serta turun langsung di tengah rakyat,” terangnya di sela-sela pembukaan acara yang diselenggarakan di Ruang Terbuka Hijau Taman Kleco, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Minggu, 28 Juni 2026.
Untuk mengimplementasikan spirit tersebut, panitia menyelenggarakan berbagai kegiatan yang memadukan unsur kesehatan, budaya, lingkungan, hingga kemanusiaan. Rangkaian kegiatan yang digelar meliputi senam Sicita, pertunjukan wayang, lomba voli dan memasak, donor darah, tanam pohon, serta lomba desain. Yoga berharap seluruh rangkaian acara ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan musiman, melainkan menjadi jembatan silaturahmi untuk saling mengenal dan menguatkan rasa persaudaraan antar-kader dan masyarakat. “Kepada seluruh peserta, saya berharap dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan kegembiraan. Kita buktikan bahwa kader PDI Perjuangan itu sehat, kompak, solid, dan yang terpenting selalu hadir bersama rakyat,” tegasnya memotivasi peserta.
Kegiatan Olahraga: Senam Sicita dan Lomba Voli
Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian adalah senam Sicita yang diikuti oleh ratusan kader dan warga. Senam ini tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran fisik, tetapi juga mempererat kebersamaan. Selain itu, lomba voli antar-ranting menjadi ajang kompetisi yang penuh semangat sportivitas. Kegiatan olahraga ini diharapkan dapat menumbuhkan gaya hidup sehat di kalangan kader dan masyarakat.
Pelestarian Budaya: Pertunjukan Wayang
Dalam rangka melestarikan kebudayaan bangsa, panitia menampilkan pertunjukan wayang kulit dengan lakon “Bharata Yudha” yang sarat pesan perjuangan. Wayang dipilih karena merupakan warisan budaya yang diakui UNESCO dan dekat dengan masyarakat Jawa. Pertunjukan ini diselingi dengan suluk-suluk yang menggugah semangat nasionalisme, mengingatkan pada pidato-pidato Bung Karno yang sering menggunakan metafora pewayangan.
Kemanusiaan dan Lingkungan: Donor Darah dan Tanam Pohon
Donor darah yang digelar bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kediri berhasil mengumpulkan 50 kantong darah. Aksi ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama, terutama bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah. Sementara itu, penanaman 100 pohon trembesi di area Taman Kleco dilakukan sebagai upaya penghijauan dan mitigasi perubahan iklim. Yoga menyebutkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program partai yang peduli lingkungan.
Kreativitas Generasi Muda: Lomba Desain
Lomba desain grafis dengan tema “Semangat Bung Karno di Era Digital” menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan ide dan inovasi. Peserta lomba, yang mayoritas adalah mahasiswa dan pelajar, menampilkan karya-karya yang menggabungkan nilai-nilai Pancasila dengan teknologi modern. Juara pertama mendapatkan hadiah berupa tablet dan piagam penghargaan.
Apresiasi dan Harapan
Apresiasi tinggi disampaikan kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini sehingga dapat berjalan dengan lancar. Acara pembukaan ditutup dengan doa bersama, menandai dimulainya seluruh perlombaan dan kegiatan sosial yang disambut antusias oleh ratusan warga dan kader yang hadir.
Turut hadir dua anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Sunarsiwi Kurnia Ganik Pramana serta Yuzar Rasyid. Kedua anggota DPRD tersebut ikut turun langsung ke bawah dan terlibat dalam setiap rangkaian acara. “DPC PDI Perjuangan merayakan bulan Bung Karno agar masyarakat tetap mengenang jasa-jasa beliau, meneladani semangat perjuangan, nasionalisme dan gotong royong yang diajarkan Ir Soekarno. Selain itu, sesuai arahan ibu Ketum untuk selalu turun ke bawah dan memperkuat sinergi dengan masyarakat,” terang Sunarsiwi yang merupakan adik kandung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Jadwal Kegiatan Bulan Bung Karno PDI Perjuangan Kota Kediri
| Tanggal | Kegiatan | Lokasi |
|---|---|---|
| 28 Juni 2026 | Pembukaan, Senam Sicita, Wayang | Taman Kleco |
| 29 Juni 2026 | Lomba Voli, Lomba Masak | Taman Kleco |
| 30 Juni 2026 | Donor Darah, Tanam Pohon | Taman Kleco |
| 1 Juli 2026 | Lomba Desain, Penutupan | Taman Kleco |
Dampak dan Implikasi
Kegiatan Bulan Bung Karno ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi mampu memperkuat ikatan antara partai dan masyarakat. Melalui kegiatan yang menyentuh langsung, PDI Perjuangan menunjukkan bahwa partai hadir tidak hanya saat pemilu, tetapi juga dalam keseharian. Dampak jangka pendek yang terlihat adalah meningkatnya antusiasme warga untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Dalam jangka panjang, kegiatan ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam merayakan Bulan Bung Karno dengan pendekatan yang lebih aplikatif dan partisipatif.
Kegiatan ini juga menegaskan komitmen PDI Perjuangan terhadap pelestarian budaya dan lingkungan. Dengan menanam pohon dan menggelar pertunjukan wayang, partai turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) dan poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim).
Acara yang berlangsung meriah ini membuktikan bahwa semangat Bung Karno tidak pernah pudar. Dari senam hingga wayang, dari donor darah hingga lomba desain, setiap kegiatan adalah napas perjuangan yang terus dihidupkan. Seperti kata Bung Karno, “Jangan sekali-kali melupakan sejarah.” Namun, PDI Perjuangan Kota Kediri tidak hanya mengenang sejarah, mereka juga menulis sejarah baru dengan aksi nyata di tengah rakyat. Semoga semangat ini terus menyala, bukan hanya di bulan Juni, tetapi setiap hari dalam setiap langkah pengabdian.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












