Mantan Kapolda Lampung Raih Bintang Tiga, Ini Jejak Karier dan Artinya bagi Polri
Suara Pecari | Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi menaikkan pangkat 87 perwira tinggi (pati) Polri dalam sebuah upacara yang digelar di Ruang Rapat Utama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa (30/6/2026). Di antara mereka, empat perwira berhasil meraih pangkat bintang tiga atau Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol), termasuk nama yang cukup familiar di Provinsi Lampung: Komjen Pol Helmy Santika, mantan Kapolda Lampung.
Kenaikan pangkat ini bukan sekadar seremoni. Ia menjadi simbol kepercayaan pimpinan terhadap dedikasi dan kinerja para perwira. Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa kenaikan pangkat adalah amanah yang mengandung tanggung jawab lebih besar, bukan sekadar penghargaan atas perjalanan karier. “Kami berharap seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat terus memperkuat integritas, profesionalisme, dan kepemimpinan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Empat Perwira Raih Bintang Tiga
Keempat perwira yang kini menyandang pangkat Komjen Pol adalah:
| Nama | Jabatan Saat Ini | Jejak Karier Singkat |
|---|---|---|
| Komjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga | Perwira Tinggi di Bareskrim Polri (sejak 7 Mei 2026) | Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2024), kemudian Kakor Sabhara Baharkam Polri. |
| Komjen Pol Gatot Tri Suryanta | Sekretaris Utama Lemhanas | Irwil V Itwasum Polri (23 Des 2022 – 29 Des 2024), Kapolda Sumatra Barat (29 Des 2024 – 7 Mei 2026). |
| Komjen Pol Helmy Santika | Perwira Tinggi Itwasum Polri (sejak 24 September 2025) | Kapolda Gorontalo (21 Jun 2022 – 27 Mar 2023), Kapolda Lampung (27 Mar 2023 – 24 Sep 2025). |
| Komjen Pol Rudi Setiawan | Kapolda Jawa Barat | Deputi Bidang Penindakan KPK (6 Nov 2023 – 13 Apr 2025). |
Helmy Santika: Dari Lampung ke Bintang Tiga
Nama Komjen Pol Helmy Santika menjadi sorotan khusus, terutama bagi masyarakat Lampung. Selama menjabat sebagai Kapolda Lampung sejak 27 Maret 2023 hingga 24 September 2025, ia meninggalkan sejumlah jejak kinerja yang cukup signifikan. Di bawah kepemimpinannya, angka kriminalitas di Lampung menurun, dan ia gencar melakukan reformasi birokrasi di internal Polda. Kenaikan pangkat ini dianggap sebagai apresiasi atas pengabdiannya, sekaligus langkah strategis Polri dalam menempatkan figur berpengalaman di pos-pos pengawasan.
Setelah Lampung, Helmy dipercaya sebagai perwira tinggi di Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri. Posisi ini sangat krusial karena bertugas mengawasi jalannya organisasi dan memastikan setiap anggota Polri bekerja sesuai aturan. Dengan pangkat bintang tiga, Helmy kini memiliki wewenang yang lebih besar dalam menjaga marwah institusi.
Dampak dan Implikasi Kenaikan Pangkat Massal
Kenaikan pangkat 87 perwira tinggi dalam satu waktu bukanlah peristiwa biasa. Ini menandai adanya evaluasi kinerja secara menyeluruh di tubuh Polri. Berikut beberapa dampak yang dapat dicermati:
- Penyegaran Organisasi: Dengan naiknya perwira-perwira baru ke jenjang bintang tiga, dua, dan satu, terjadi rotasi dan mutasi yang memungkinkan ide-ide segar masuk ke dalam struktur komando.
- Peningkatan Kualitas Pengawasan: Penempatan Helmy dan perwira lain di Itwasum memperkuat fungsi pengawasan internal, sejalan dengan upaya Polri meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
- Dampak pada Masyarakat: Masyarakat dapat mengharapkan pelayanan kepolisian yang lebih profesional dan responsif, karena perwira yang naik pangkat biasanya mendapat tugas yang lebih berat dan strategis.
- Implikasi Politik: Beberapa perwira seperti Rudi Setiawan (eks Deputi KPK) dan Gatot Tri Suryanta (eks Kapolda Sumbar) memiliki rekam jejak di lembaga non-Polri, menunjukkan sinergi antarinstansi.
Kronologi Kenaikan Pangkat
Proses kenaikan pangkat ini tidak terjadi secara instan. Berikut kronologi singkatnya:
- 2024-2025: Para perwira menjalani berbagai penugasan dan pendidikan, serta mendapatkan penilaian kinerja dari atasan.
- Awal 2026: Kapolri melakukan rapat pimpinan untuk mengevaluasi kinerja perwira tinggi dan menentukan kelayakan kenaikan pangkat.
- 30 Juni 2026: Upacara kenaikan pangkat digelar di Mabes Polri, dihadiri oleh para pejabat utama Polri dan keluarga perwira.
- Pasca-kenaikan: Para perwira yang naik pangkat langsung menempati posisi baru sesuai dengan keputusan Kapolri.
Penutup
Kenaikan pangkat 87 perwira tinggi Polri, termasuk mantan Kapolda Lampung Helmy Santika yang kini menyandang bintang tiga, bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Di tengah tuntutan masyarakat akan polisi yang bersih dan profesional, langkah ini menjadi batu loncatan bagi institusi untuk terus berbenah. Masyarakat Lampung khususnya, dan Indonesia pada umumnya, patut menaruh harapan bahwa para pemimpin baru ini akan membawa angin segar bagi penegakan hukum dan keamanan di tanah air.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












