Tinjau Jalan, DPRD Sumut Rencanakan Pemasangan LPJU Diapresiasi
Kunjungan Kerja DPRD Sumut ke Sibolga: Tinjau Bencana dan Rencanakan LPJU
Suara Pecari, Pada Selasa, 7 Juli 2026, sejumlah anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dari Daerah Pemilihan IX (Dapil IX) melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Sibolga. Kunjungan ini dipimpin oleh Rahmansyah Sibarani, didampingi Victor Silaen dan Paltak Siburian. Agenda utama mereka adalah meninjau langsung lokasi pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut, sekaligus membahas rencana pembangunan infrastruktur penerangan jalan.
Latar Belakang Bencana di Sibolga
Banjir dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu telah menyebabkan kerusakan signifikan di sejumlah titik di Sibolga. Banyak warga yang kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi ke hunian sementara. Pemerintah kota bersama provinsi telah berupaya melakukan penanganan darurat, namun pemulihan infrastruktur masih menjadi tantangan besar. Kunjungan DPRD Sumut ini menjadi bagian dari upaya pengawasan dan dukungan terhadap proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Rencana Pemasangan 10 Titik LPJU Tenaga Surya
Salah satu poin penting dalam kunjungan tersebut adalah rencana pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) berbasis tenaga surya (solar cell) sebanyak 10 titik. Lokasi yang menjadi prioritas adalah di Jalan Jenderal Sudirman sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sibolga, serta ruas jalan provinsi yang melintasi Kelurahan Hutabarangan dan Kelurahan Aek Parombunan. Selama ini, ruas jalan tersebut minim pencahayaan pada malam hari, sehingga rawan kecelakaan dan tindak kriminal.
| Lokasi Prioritas Pemasangan LPJU | Jumlah Titik | Jenis LPJU |
|---|---|---|
| Jalan Jenderal Sudirman (sekitar TPA) | 3 | Tenaga Surya |
| Kelurahan Hutabarangan | 3 | Tenaga Surya |
| Kelurahan Aek Parombunan | 4 | Tenaga Surya |
Apresiasi Wakil Wali Kota Sibolga
Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, yang turut mendampingi rombongan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian DPRD Sumut terhadap kebutuhan infrastruktur di daerahnya. “Kami ucapkan terima kasih kepada bapak Rahmansyah Sibarani beserta rombongan atas rencana pemasangan 10 titik LPJU. Kami berharap penerangan jalan ini dapat meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat,” ujar Pantas. Ia juga menambahkan usulan agar pemasangan LPJU juga dilakukan di kawasan Hunian Tetap (Huntap) Aek Parombunan, yang merupakan tempat tinggal para korban bencana.
Usulan Tambahan dari Pemerintah Kota
Selain lokasi yang telah direncanakan, Wakil Wali Kota juga mengusulkan prioritas pemasangan LPJU di kawasan rumah ibadah, kawasan permukiman penduduk, dan kawasan Huntap Aek Parombunan. “Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dan mendukung setiap program pembangunan Pemprovsu, demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Sibolga,” tambahnya. Usulan ini disambut baik oleh anggota DPRD yang hadir dan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penganggaran selanjutnya.
Manfaat LPJU Tenaga Surya bagi Masyarakat
Pemasangan LPJU tenaga surya memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan lampu konvensional. Selain ramah lingkungan karena menggunakan energi terbarukan, lampu ini juga lebih hemat biaya operasional dalam jangka panjang. Masyarakat setempat sangat mendukung rencana ini karena selama ini mereka sering mengalami kesulitan saat beraktivitas di malam hari akibat minimnya penerangan. Dengan adanya LPJU, diharapkan tingkat kecelakaan lalu lintas dan tindak kejahatan dapat menurun.
- Meningkatkan visibilitas jalan pada malam hari, mengurangi risiko kecelakaan.
- Memperkuat rasa aman bagi pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya.
- Mendukung aktivitas ekonomi di malam hari, seperti warung dan usaha kecil.
- Mengurangi beban biaya listrik karena menggunakan tenaga surya gratis.
Kronologi Kunjungan dan Tindak Lanjut
Kunjungan kerja dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan peninjauan ke lokasi bencana di beberapa kelurahan. Setelah itu, rombongan melanjutkan ke ruas jalan yang diusulkan untuk pemasangan LPJU. Diskusi dengan pemerintah kota berlangsung hingga siang hari. Rencananya, usulan dari pemerintah kota akan dibawa ke rapat komisi di DPRD Sumut untuk dibahas lebih lanjut, termasuk sumber pendanaan. Target pemasangan LPJU diharapkan dapat terealisasi pada akhir tahun 2026.
Dampak dan Implikasi bagi Pembangunan Sibolga
Kehadiran LPJU tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa penerangan, tetapi juga berdampak positif pada pembangunan daerah secara keseluruhan. Infrastruktur yang baik akan menarik investasi, meningkatkan mobilitas warga, dan mempercepat pemulihan pascabencana. Selain itu, sinergi antara pemerintah kota dan provinsi menunjukkan komitmen bersama untuk membangun Sumatera Utara yang lebih baik. Masyarakat Sibolga pun optimis bahwa langkah ini akan membawa perubahan signifikan bagi kualitas hidup mereka.
Kunjungan DPRD Sumut ke Sibolga menjadi contoh nyata bagaimana pengawasan dan perencanaan pembangunan dapat berjalan beriringan. Dengan adanya rencana pemasangan 10 titik LPJU tenaga surya, diharapkan keluhan masyarakat terkait minimnya penerangan jalan dapat segera teratasi. Pemerintah kota pun berjanji akan terus mendukung program-program serupa demi kesejahteraan bersama. Semoga inisiatif ini dapat menjadi pemicu bagi pembangunan infrastruktur lainnya di wilayah pascabencana.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.









