Grebeg Besar Keraton Surakarta Perkuat Syukur Persatuan Budaya

Grebeg Besar Keraton Surakarta Perkuat Syukur Persatuan Budaya

Suara Pecari | RRI.CO.ID, Jakarta – Keraton Surakarta, Jawa Tengah, telah melaksanakan tradisi Grebeg Besar yang merupakan akulturasi budaya Islam dan keraton. Pelaksanaan Grebeg Besar ini menjadi wujud syukur kepada Tuhan serta masyarakat Surakarta luas.

Kanjeng Raden Mas Riya Arya Panji L. Nuky M Adiningrat, salah satu kerabat Keraton Surakarta, menjelaskan bahwa tradisi Grebeg Besar ini dimulai dengan arak-arakan dua gunungan dari keraton menuju Masjid Agung. Gunungan Jaler berisi hasil bumi mentah, yang simbolis sebagai kesuburan, kemakmuran, dan karunia alam bagi kehidupan masyarakat. Sementara Gunungan Estri berisi makanan matang, yang merupakan perlambang rezeki yang tersedia dan patut disyukuri masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kanjeng Nuky berharap Grebeg Besar dapat memperkuat syukur, persatuan, dan kepedulian warga terhadap warisan budaya di tengah masyarakat luas. Tradisi Grebeg Besar Keraton Solo kembali menyedot perhatian ribuan warga saat Iduladha 1447 Hijriah.

Prosesi Grebeg Besar dipimpin langsung oleh Pakubuwono XIV Hangabehi dengan arak-arakan gunungan dari Keraton menuju Masjid Agung Solo oleh para abdi dalem. Keberhasilan penyelenggaraan Grebeg Besar ini menunjukkan bahwa tradisi ini masih sangat relevan dan penting bagi masyarakat Surakarta.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan