Astra dan BKKBN Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango

Astra dan BKKBN Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango

Suara Pecari, Sukabumi – PT Astra International Tbk (Astra) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan stunting di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Program ini berfokus pada intervensi gizi, peningkatan kapasitas kader kesehatan, penguatan layanan Posyandu, serta pendampingan keluarga.

Kolaborasi untuk Pencegahan Stunting

Pencegahan stunting menjadi prioritas dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak. Astra mendukung Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) melalui Kader Gizi Sahabat Keluarga di tingkat desa. Sejak Juni 2025, Desa Sejahtera Astra Gedepangrango menjalankan program yang melibatkan intervensi gizi, pelatihan kader kesehatan, serta penguatan layanan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP).

Baca juga:

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, mengunjungi langsung pelaksanaan program pada 9 Oktober 2026. Kunjungan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah dan Astra dalam mendukung penurunan angka stunting. Wamen Isyana mengapresiasi komitmen Astra sebagai orang tua asuh dalam program ini dan berharap lebih banyak perusahaan terlibat dalam upaya pencegahan stunting di masa mendatang.

Implementasi Program di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango

Dalam kunjungan tersebut, rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan intervensi gizi berupa makanan siap santap dan bahan pangan sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan RI selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan kepada keluarga berisiko stunting. Selain bantuan nutrisi, diberikan pula bantuan non-nutrisi seperti perbaikan jamban, penyediaan air bersih, rumah layak huni, edukasi pencegahan stunting, pendampingan ibu hamil, pengasuhan balita, dan pemberdayaan ekonomi.

Wamen Isyana juga meninjau layanan Posyandu ILP Sawo yang menerapkan pendekatan “siklus hidup” serta bertemu dengan penerima manfaat program. Kunjungan dilanjutkan ke dua rumah keluarga sasaran program GENTING dan ke Wisata Legok Icak, salah satu potensi wisata alam dan kewirausahaan desa yang mengembangkan produk gula aren dan anyaman tangan.

Penguatan Kapasitas Kader dan Layanan Kesehatan

Program Desa Sejahtera Astra merupakan kontribusi sosial berkelanjutan yang sudah berjalan sejak 2021 dengan fokus pada kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Melalui program ini, Astra telah menjangkau lebih dari 3 juta penerima manfaat di lebih dari 1.500 desa di 35 provinsi.

Di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango, 55 kader kesehatan telah mengikuti dan lulus asesmen keterampilan dasar kader Posyandu bidang kesehatan yang diakui oleh Kementerian Kesehatan RI. Implementasi Posyandu ILP sejak September 2025 berhasil meningkatkan kunjungan Posyandu sebesar 13 persen, dengan mayoritas kunjungan berasal dari kelompok usia remaja, dewasa, dan lansia.

Baca juga:

Selain itu, kader melakukan kunjungan rumah secara rutin untuk mendampingi 674 keluarga atau 1.781 anggota keluarga dari April hingga Juni 2026, dengan program pendampingan yang akan terus berlangsung hingga Maret 2027.

Dampak Sosial dan Ekonomi

Executive in Charge Astra, Boy Gemino Kalauserang, menyampaikan bahwa program Desa Sejahtera Astra tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh. Kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi kualitas hidup masyarakat desa.

Melalui pengembangan usaha riil dan sumber daya manusia, Astra berkomitmen memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Indonesia. Desa Sejahtera Astra Gedepangrango menjadi contoh nyata upaya bersama mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia dan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *