Ratu Felisha Bantah Terlibat Kasus Arisan Online Fiktif, Foto dan Namanya Dicatut

Ratu Felisha Bantah Terlibat Kasus Arisan Online Fiktif, Foto dan Namanya Dicatut

Suara Pecari, Jakarta – Artis peran Ratu Felisha membantah keras keterlibatannya dalam kasus dugaan arisan online fiktif senilai Rp 71 miliar yang tengah ditangani Polda Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa sosok yang terlibat dalam kasus tersebut bukan dirinya, meskipun memiliki nama yang sama.

Ratu Felisha mengaku sangat terkejut saat namanya muncul dalam pemberitaan yang mengaitkannya dengan kasus arisan bodong tersebut. Ia menegaskan tidak pernah mengikuti atau bahkan mengetahui cara bermain arisan online. “Aku syok karena seumur hidup tidak pernah ikut arisan, bahkan tidak tahu cara mainnya, lalu tiba-tiba namaku dicatut dan difitnah seperti ini,” ujarnya dalam wawancara daring.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, Ratu Felisha menghubungi sahabatnya yang bekerja di kepolisian Polda Jawa Timur. Dari pengecekan tersebut, diketahui bahwa alamat domisili dan identitas Ratu Felisha yang terlibat dalam kasus berbeda dengan dirinya. Sosok yang dimaksud adalah seorang influencer dengan nama sama yang telah dipanggil penyidik.

Kesamaan nama ini menyebabkan kebingungan dan pemberitaan yang salah sasaran. Ratu Felisha merasa dirugikan karena sejumlah media menggunakan foto dan namanya tanpa konfirmasi terlebih dahulu. Hal ini berdampak pada reputasinya, termasuk potensi kerja sama dan endorsement yang menjadi terhambat.

Dalam menghadapi polemik ini, Ratu Felisha juga mendapat dukungan dari sejumlah rekan di industri perfilman, termasuk sutradara Joko Anwar yang menyatakan ketidakpercayaan atas keterlibatan Ratu Felisha dalam kasus tersebut.

Kasus Arisan Online Fiktif Senilai Rp 71 Miliar

Polda Jawa Timur tengah menangani kasus arisan online fiktif dengan nilai transaksi mencapai Rp 71 miliar yang melibatkan sekitar 140 member. Dalam proses penyelidikan, polisi telah memanggil sejumlah saksi, termasuk publik figur seperti artis, selebgram, dan TikTokers, yang diduga terlibat dalam promosi arisan milik tersangka Joiss Nydia Khaliza.

Polda Jatim mengonfirmasi pemanggilan saksi akan terus berlangsung dan belum mengumumkan nama-nama secara rinci. Hingga saat ini, belum ada indikasi keterlibatan Ratu Felisha dalam kasus tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan.

Implikasi Pencatutan Nama dan Foto

Pencatutan nama dan foto Ratu Felisha dalam pemberitaan tanpa konfirmasi telah menimbulkan kerugian secara pribadi dan profesional bagi sang aktris. Ia menegaskan pentingnya media melakukan verifikasi data sebelum mempublikasikan informasi, guna menghindari pencemaran nama baik dan kesalahpahaman di masyarakat.

Ratu Felisha berharap media dapat segera mengoreksi pemberitaan yang salah dan menghapus foto serta namanya yang tidak relevan dengan kasus arisan bodong tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam penyebaran informasi publik, terutama yang melibatkan nama dan identitas pribadi agar tidak merugikan pihak yang tidak bersalah.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *