Profil Kolonel Priyo, Dandim Kota Semarang yang Jadi Komandan Upacara HUT RI

Profil Kolonel Priyo, Dandim Kota Semarang yang Jadi Komandan Upacara HUT RI

Suara Pecari, Jakarta – Kolonel Inf Priyo Handoyo, Komandan Kodim 0733 Kota Semarang, terpilih sebagai Komandan Upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 17 Agustus 2026.

Kepercayaan dan Tanggung Jawab yang Diberikan

Terpilihnya Kolonel Priyo sebagai Komandan Upacara merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Keluarga besar Kodim 0733 Kota Semarang menyampaikan ucapan selamat dan harapan agar beliau dapat menjalankan amanah ini dengan lancar, penuh disiplin, dan dedikasi sehingga upacara dapat berlangsung dengan khidmat, tertib, dan lancar.

Profil Kolonel Priyo Handoyo

Kolonel Priyo Handoyo adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2003. Sejak Agustus 2025, ia menjabat sebagai Komandan Kodim 0733 Kota Semarang. Sebelumnya, Kolonel Priyo mengemban sejumlah posisi penting di lingkungan TNI Angkatan Darat, antara lain:

  • Komandan Yonif Raider 613 Raja Alam
  • Komandan Kodim 0908 Bontang

Pengalamannya yang beragam ini menunjukkan rekam jejak yang solid dalam kepemimpinan militer.

Makna dan Pentingnya Upacara HUT RI

Upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka merupakan momen sakral yang melibatkan berbagai elemen TNI dan pemerintah. Penunjukan Komandan Upacara dari kalangan TNI Kodim menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap kemampuan dan integritas pejabat yang bersangkutan. Kesuksesan pelaksanaan upacara menjadi cerminan kedisiplinan dan profesionalisme para prajurit yang terlibat.

Harapan dan Dukungan

Keluarga besar Kodim 0733 Kota Semarang berharap agar Kolonel Priyo dapat melaksanakan tugas sebagai Komandan Upacara dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Keberhasilan pelaksanaan upacara tersebut juga diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota TNI dan masyarakat dalam menjaga semangat kemerdekaan dan nasionalisme.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *